Ekonomi Global akan stabil ditahun 2021

SUARA MERDEKA COM-JAKARTA,-Tidak Stabilnya Ekonomi di Indonesia dampak utama di Pengaruhi adanya wabah virus Corona (Covid-19), dimana Proyeksi terburuk datang dari Bank Dunia, yang menyatakan perekonomian global bisa -3,5 persen (Minus Tiga Koma Lima Persen) hingga 2,1 persen pada tahun ini. Namun angka tersebut diramal akan naik pada 2021, dengan kisaran antara 5,2-5,6 persen.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kepada Suara Merdeka Com,  Mengatakan pertumbuhan global pada 2020 ini akan terkontraksi akibat wabah virus Corona (Covid-19).

"Sepertinya Proyeksi pertumbuhan ekonomi global di 2020 akan terkontraksi. Ketidakpastian tinggi, menunjukan adanya kelemahan dari proyeksi Ekonomi," ujar dia yang tertuang pemaparannya bertajuk Indonesia‚Äôs Economic Recovery from COVID-19, Belum lama ini.

Luhut menyampaikan, ada bermacam prediksi dari berbagai lembaga keuangan dunia terhadap pertumbuhan Ekonomi global di tengah pandemi Corona.

Proyeksi terburuk datang dari Bank Dunia, yang menyatakan perekonomian global bisa -3,5 persen hingga 2,1 persen pada tahun ini. Namun angka tersebut diramal akan naik pada 2021, dengan kisaran antara 5,2-5,6 persen.

Lalu Asian Development Bank (ADB), yang menduga perekonomian dunia akan tumbuh 2,5 persen pada 2020, dan melesat ke 5 persen setahun berikutnya. Kemudian Moody's juga memprediksi ekonomi global akan tumbuh 3 persen tahun ini, dan naik jadi 4,3 persen di 2021.

Sementara Lembaga Moneter Internasional (IMF) memperkirakan Perekonomian dunia bisa terkontraksi hingga 0,5 persen tahun ini, dan melonjak ke angka 8,2 persen pada 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *