Disuruh Rakyatnya Beraktifitas Kembali, Gubernur NTT Tidak Takut Covid-19 Dari pada Rakyatnya Kelaparan

Saya lebih memilih berhadapan dengan virus ini walaupun nyawa taruhannya, daripada berdiam diri dan bersembunyi dan kemudian masyarakat mati karena kelaparan

Kupang, suara-merdeka.com, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat , katakan masyarakat dapat beraktifitas kembali tanggal 15 Juni 2020 dan diapun katakan Kepala Daerah tak perlu takut, karena Takut berlebihan dengan Covid-19 akan justru membawa dampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

“Saya lebih memilih berhadapan dengan virus ini walaupun nyawa taruhannya, daripada berdiam diri dan bersembunyi dan kemudian masyarakat mati karena kelaparan,” katanya.

Dirinya menegaskan, tidak perlu takut Covid-19, bukan berarti tidak menghiraukan virus tersebut. Dirinya hanya ingin mengingatkan, takut berlebihan akan justru membawa dampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

“Sebagai gubernur saya tidak mau kasus Covid-19 ini menjadi alasan untuk kita tidak bekerja. Tanamkan semangat untuk berjuang menyejahterakan masyarakat,” katanya beberapa waktu lalu.

Viktor mengatakan, NTT merupakan daerah miskin, masyarakatnya cenderung punya pola pikir berbeda ‘pasti akan melakukan apa saja demi bisa bertahan hidup. Maka dari itu, katanya,PPA yang jadi standar WHO dalam penanggulangan virus, tidak cocok diterapkan di daerahnya.

“Saya lebih memilih berhadapan dengan virus ini walaupun nyawa taruhannya, daripada berdiam diri dan bersembunyi dan kemudian masyarakat mati karena kelaparan,” katanya.

Oleh karenanya, Viktor mengajak semua warga NTT untuk beraktivitas seperti biasa. Kembali bekerja, para petani kembali berkebun, para nelayan kembali melaut, para peternak kembali melakukan aktivitasnya secara baik, dan kekuatan SDM yang ada di birokrat harus dimanfaatkan secara maksimal agar masyarakat dapat menikmati kesejahteraan.

“Kita di sini serba kekurangan. Mulai dari anggarannya, fasilitas kesehatannya, bahkan tenaga kesehatan pun kurang,” katanya.

Viktor memastikan, 15 Juni 2020, Provinsi NTT akan beraktivitas lagi seperti biasa. Seluruh pelayanan di perkantoran akan dibuka, transportasi darat, laut, dan udara akan kembali berjalan seperti biasa. Begitu juga dengan rumah-rumah ibadah akan kembali dibuka.

Khusus untuk anak-anak sekolah, akan memulai kegiatan pada Juli nanti. Hal ini karena pada bulan Juni merupakan hari libur untuk memasuki tahun ajaran baru.

Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin mengatakan, ada peningkatan jumlah tindak kejahatan di NTT selama pandemi. Hal itu terjadi, katanya, disebabkan karena dampak sosial ekonomi yang timbul karena adanya Covid19.

“Sampai kapan kita mau bertahan dengan keadaan seperti ini? Kita harus segera bangkit. Kita harus kembali bekerja dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *