Manusia Esklusif, Bisa buat Berita Polisi 13 Ribu Pertahun,Mengoceh Kantong Rp.1,2 Miliyar Untuk Penerbangan

JAKARTA- suara-merdeka.com, Pengacara Muda berwajah Tampan Raden Mas MH Agus Rugiarto SH yang biasa disapa Agus Floreze, kelahiran Desa Tompe Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah yang merupakan Blesteran Jawa Timur ini, menjadi trending topik didunia Lembaga Kepolisian, bukan karena banyak perkara ditanganinya, akan tetapi kinerjanya dalam dunia karya jurnalis  dalam menulis berita polisi dalam setahun bisa mencapai 13.000 berita.

Anak muda berumur 43 Tahun ini, tak tanggung-tanggung  berani bertanggung jawab memipin suara phasivic com milik LBH Phasivic ini. Biasanya Program program LBH Phasivic dia rekomendasikan kepihak lain, akan tetapi Suara Phasivic dia  mau bertanggung jawab, padahal media yang satu ini lebih banyak bekerja secara kemanusiaan.

Pemuda Berdarah Majapahit dan Pejuang Polri dari Floureze ini, dianggap banyak tehnik dalam membesarkan Media dan Organisasi, misalnya Persaingan Media Tabloid di Sulawesi Tengah, biasanya Tabloid hanya bisa bertahan 1 Tahun, dalam kepemimpinannnya bisa bertahan 3 sampai 6 Tahun diantaranya Fajar Timur dan Gelora Demokrasi.

Mantan Wartawan Harian Nuansa Pos ini, dianggap Tahun 2020 merupakan Kesuksesan buat dirinya, bisa dikatan Saat ini Dewi Fortuna berpihak kepada dirinya, bukan hanya media yang bisa dibesarkannya, termasuk Organisasi Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Gorontalo, dari orang tak mengenal menjadi Mayarakat Gorontalo mengenalnya. Kini dia memiliki kantor Pencakar langit di The Palaza Indonesia Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.

Tokoh Sulteng, yang lawprofile dengan tampilan sederhana, yang memiliki Kader-kadernya dianggap sukses ini, tercatat di PT Lion Indonesia dari Tahun 2016 sampai 2019, menggunakan Jasa Penerbangan cukup tinggi dalam 3 Tahun  dia menggunakan Jasa Penerbangan 96 Kali, belum terhitung menggunakan PT Garuda Indonesia dan Citilink, sehingga bisa mengoceh kantongnya sekitar Rp. 1,2 Miliyar dalam 3 Tahun, Belum termasuk transaksi transaksi dana Klien di Rekening Bank, akan tetapi kesederhanaannya masih saja melekat dalam dirinya.

Sosok Pengacara yang melakukan Perjalanan Sering Bergerombol dengan timnya ini, hampir seluruh Provinsi di Indonesia dilaluinya, tapi sekarang dalam kondisi Covid-19 dia lebih banyak berdiam dirumah, mengikuti Anjuran Pemerintah.

Di tahun 1999 siapa yang tak kenal Agus yang dijuluki Agus Kusnandar di Kota Palu , seorang wartawan harian nuansa pos, termasuk orang hebat, melalui stateginya , sehingga almarhum Syahbudin Mustafa bisa menjadi Rektor Universitas Tadulako, dengan cara sangat sederhana mendekati dan bersahabat dengan anggota-anggota senat Universitas Tadulako.

Para ahli ITE dalam Jurnalis, salah satunya Supardi Achamadi, S.S.Pt, yang dilangsir dari suara phasivic seblumnya, tokoh palu yang dikenal di Jakarta Pusat tersebut, seharusnya mendapat prestasi Muri atas sepak terjang Pengacara Berwajah Tanpan belesteran Flores ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *