Di India Merencanakan Melonggarkan Lockdown

INDIA-suara-merdeka.com, Menurut Laporan Liputan6.com, Di Negara India telah mengumumkan rencana untuk melonggarkan kebijakan lockdown, meski negara itu baru saja melaporkan rekor kasus baru virus corona akhir pekan ini.

Pada Sabtu 30 Mei, India menyampaikan  kasus harian COVID-19 tertinggi yaitu 7.964. Dilansir dari Liputan6.com.

Secara total india telah mencatat sekitar 174.500 kasus dan hampir 5.000 kematian akibat Positif Corona, dan dianggap urutan ke-9 dunia sebagai negara yang terbanyak mengalami kasus wabah Pandemi Covid-19.Sementara rasio kematian rendah dibandingkan negara-negara lain yang terdampak wabah covid -19.

Para ahli memperingatkan bahwa puncak pandemic corona belum terjadi, mengingat angka kasus baru juga terus bertambah tinggi dari hari ke hari. Kendatipun, pemerintah mengumumkan bahwa mulai 8 Juni, hotel, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah akan diizinkan untuk dibuka kembali.

Beberapa minggu kemudian, mungkin pada bulan Juli, sekolah dan perguruan tinggi akan melanjutkan pengajaran.

Tetapi area dengan jumlah kasus virus corona yang tinggi akan tetap terkunci rapat.

India menerapkan lockdown sejak dua bulan lalu, ketika beban kasus yang dikonfirmasi mencapai ratusan. Data resmi menunjukkan keputusan itu mencegah hilangnya antara 37.000 hingga 78.000 jiwa.

Namun biaya untuk ekonomi telah tinggi dan gambar jutaan pekerja informal meninggalkan kota-kota ke desa-desa mereka setelah kehilangan pekerjaan –dengan beberapa dari mereka berjalan kaki– mengejutkan negara.

Para pejabat kesehatan mengatakan bahwa mereka dapat lebih lanjut mencabut lockdown di banyak tempat karena sebagian besar kasus telah terbatas pada daerah perkotaan di beberapa negara bagian.

Lebih dari 80% kasus aktif ada di lima negara bagian; Maharashtra, Tamil Nadu, Delhi, Gujarat dan Madhya Pradesh, dan lebih dari 60% kasus ada di lima kota, termasuk Mumbai, Delhi, dan Ahmedabad, menurut data resmi pemerintah India.

Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *