Isu Pocong di Kutasari, Menghebohkan Masyarakat

Dizaman sekarang ini masih ada Pocong-pocongan, diprediksikan Pocong Tersebut berasal dari ulah manusia

Purbalingga –suara-merdeka.com, Dalam Rilis disampaikan BidHumas Polda Jateng, dimana Beredar isu pocong gentayangan di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga membuat resah masyarakat. Adanya isu tersebut, polisi dari Polsek Kutasari Polres Purbalingga meningkatkan patroli khususnya pada malam hari.

Kapolres Purbalingga melalui Kapolsek Kutasari AKP Agus Amjat Purnomo saat dikonfirmasi, mengatakan dalam minggu ini warga resah dengan beredar isu pocong gentayangan di sejumlah desa di Kecamatan Kutasari. Oleh sebab itu, kita tingkatkan patroli malam hari hingga ke desa-desa wilayah hukum Polsek Kutasarim.

“Patroli kita intensifkan untuk meredam keresahan warga akan kabar adanya pocong berkeliaran. Setiap malam kita sambangi desa-desa dan melakukan komunikasi dengan warga,” kata Kapolsek, Sabtu (30/05/2020)

Disampaikan Kapolsek dalam patroli kita juga lakukan dialog dan komunikasi dengan warga yang sedang melaksanakan ronda. Tujuannya menyerap informasi terkait isu yang beredar tentang pocong gentayangan. Selain itu, untuk memberikan pesan terkait kewaspadaan lingkungan.

Terkait isu pocong gentayangan, menurut Kapolsek belum bisa dipastikan kebenarannya. Hal itu setelah sejumlah warga dimintai keterangan terkait informasi yang beredar. Tidak ada warga yang secara pasti mengetahui hal itu. Kebanyakan warga mengaku hanya mendapat informasi dari warga lain ataupun melihat postingan di media sosial.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Forkopincam Kutasari terkait merebaknya isu pocong. Kita gandeng semua pihak untuk bisa memberi sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mudah percaya isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya,” terang Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, terkait adanya isu tersebut kita juga mengimbau kepada warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan ronda malam. Karena tidak menutup kemungkinan adanya isu tersebut dimanfaatkan oleh orang untuk melakukan tindak kejahatan.

“Kami berharap dengan langkah yang sudah dilakukan bisa menghilangkan keresahan warga. Namun demikian kita ajak warga untuk tetap waspada terhadap keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali Siskamling,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *