Ketum LBH Phasivic, Katakan Ketua DPP Gerinda “Belajar Dulu” Jika Ingin Turunkan Jokowi

Jakarta –suara-merdeka.com, Seperti di Lansir media online POJOKSATU.id,  Bahwa Puluhan aktivis ini datang ke Gedung MK untuk mengajukan permohonan Judicial Review (JR) terhadap UU 2/2020 tentang Penetapan Perppu 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara Dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan PandemiK Covid-19  Dalam rangka Menghadapi Ancaman Yang Membahayakan Perekonomian Nasional atau Stabilitas Sistem Keuangan menjadi UU Terhadap UUD 1945. Dimana Puluhan aktivis ProDEM ini Jumat (5/6)  melakukan aksi longmarch dari Jalan Veteran 1, Jakarta Pusat, hingga ke depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jalan Medan Merdeka Barat.

Saat diminta Pendapat Praktisi Kenegaraan yang juga Ketua Umum LBH Phasivic, Adv. R Mas Mh Agus Rugiarto SH yang biasa di sapa Agus Floures mengatakan kepada Tim Redaksi suara-merdeka.com, bahwa langkah Ketua DPD Gerindra  dan Juga Ketua Majelis ProDEM dianggap cukup berlebihan.

“ Sedikit-sedikit jika dianggap aturan Presiden Jokowi salah, Jokowi disuruh turun, kan ada jalurnya, masa gara gara UU di JR, segelincir orang mau turunkan Presiden kita, dan belum tentu JR itu diterima Mahkamah Kontitusi (MK), cari sensasi saja,” ujar Pengacara Muda berkantor di Plaza Indonesia Jakarta Pusat ini.

Diapun berharap Ketua Majelis ProDEM, Iwan Sumule yang menerikan yel-yel turunkan Jokowi harus diperiksa Penyidik, karena bisa saja dianggap Provokatif yang membayakan tatanan Negara Republik Indonesia.

“Masa hanya gara gara JK Presiden disuruh mundur, baca dulu aturan, baru ngomong mau kasih berhenti Presiden,” Tegas Pemilik Media Suara Phasivic ini.

Pojoksatu.id | suara-merdeka.com  | Google.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *