Polres Metro Jakarta Pusat, Ungkapkan Pemalsuan Identitas 52 Kartu Kredit, Korban Dirugikan Rp. 1,1 Miliyar

Jakarta-suara-merdeka.com, Senin tadi (8/6) Polres Metro Jakarta Pusat Kembali mengungkapkan  Kasus Pemalsuan, Penipuan dan Penggelapan  sebanyak  52 Kartu Kredit  di 6 Bank Pemerintah dan Bank Swasta, dengan kerugian ditafsirkan mencapai Rp. 1.176.000.000, (Satu Miliyar Seratus Tujuh Puluh Enam Juta Rupiah),-

Kepada suara-merdeka.com . Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto, S.IK, didampingi Kasat Reskrim AKBP Tahan Marpaung dan Wakasat Reskrim Kompol Agus Widar SH, mengatakan bahwa Perkara ini dilakukan Penyidikan dari bulan Juli 2019, dengan mengumpulkan seluruh barang bukti terkait kasus penggelapan Dana  Kartu Kredit memalsukan Identitas Palsu  di 6 Bank, ternyata Terungkap dari hasil Penyidikan Pihak Bank dirugikan Hingga mencapai Rp. 1,176 Miliyar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Didampingi Kasat Reskrim dan Wakasat Reskrim merincikan Kerugian yang dialami 6 Bank tersebut, diantaranya Bank Mega dirugikan 937.000.000 dengan Penggunaan 43 Kartu Kredit , 3 kartu kredit Bank BRI dengan kerugian 18 juta, 2 Kartu Kredit BNI dengan Kerugian Rp. 101 Juta, BCA kerugian Rp. 80 Juta, Mandiri Rp.40 juta,sedang Bank Muamalat belum bisa ditafsirkan kerugiannya.

Dan dari hasil Penyidikan ditetapkan 2 Tersangka AA Alias Mina (45) Jenis Kelamin Perempuan, Berpendidikan Strata Satu disalah satu Perguruan Tinggi Jakarta ,Berdomisi di Kramat Jati Jakarta, dan YPR alias Paul (52) Laki-laki Yang tinggal Bukit Cimanngu Bogor.

“Tersangka mengakui selain Bank Mega, diapun melakukan modus penggelapan dan penipuan kepada bank lain, diantaranya 3 kartu kredit Bank BRI dengan kerugian 18 juta, 2 Kartu Kredit BNI dengan Kerugian Rp. 101 Juta, BCA kerugian Rp. 80 Juta, Mandiri Rp.40 juta,” ungkap Heru kepada suara-merdeka.com saat Jumpa Pers Senin (8/6) di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

Lanjut Kapolres didampingi Kasat Reskrim dan Wakasat Reskrim , pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa 64 Handphone berbagai merek, 43 Aplikasi Kartu Kredit, 1 Not Book merek Accer, 1 Not Book Merek Linova,29 kardus HP, 2 Kartu Kredit BCA, 3 Kartu Kredit BRI,3 Kartu Kredit mandiri, 1 kartu Kredit Muamalat, 2 Kartu Kredit BNI,1 Unit Mobil Kijang Inova

Dan Heru menyampaikan Pula, ancaman hukuman dikenakan terhadap Tersangka  adalah Pasal 623 dan 378 dan 372  KUHP dengan acaman hukuman dapat dikomulatif  ketiga Pasal tersebut.

Sedangkan Para  Tersangka saat ini telah dilakukan Penahanan dan Poses Penyidikan Lebih lanjut oleh Polres Metro Jakarta Pusat.

Penulis R.Mas MH Agus Rugiarto SH  |Wakil Pimpinan Redaksi suara-merdeka.com|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *