Jokowi Bisa Jadi Memperpanjang Jabatan Idham Azis Sebagai Kapolri

“Itu Preorogatif Presiden Jokowi, kalau Presiden masih membutuhkan Jendral Idham Azis, bisa jadi diperpanjang masa Jabatan sebagai Kapolri, tegas Penasehat FKPII Jakarta Utara

Jakarta-suara-merdeka.com,  Saat diminta Pendapat Penasehat FKPPI Jakarta Utara R Mas MH Agus Rugiarto SH terkait siapa pengganti Kapolri Drs Idham Azis, dia mengatakan masih Tabu Bicara soal pengganti Kapolri.

Menurutnya pergantian Kapolri adalah hak Prerogatif Presiden Jokowi.

” Kayaknya masih tabu bicara siapa pengganti Kapolri, bisa saja Presiden masih membutuhkan Jendral Idam Azis dan masa pensiun diperpanjang, semuanya tergantung Presiden, ” tegas Agus usai Lakukan Kunjungan di Polres Limboto.

Kalaupun terjadi, dia berharap yang menduduki jabatan Jendral yang energik, yang mampu satu visi misi dengan Presiden Jokowidodo, diantara nama nama :

  1. Komjen Pol. Boy Rafli Amar Kepala BNPT
  2. Komjen Pol Agus Adrianto Kabaharkam Polri
  3. Komjen Pol Budi Waseso Kepala Bulog
  4. Irjen Pol Ahmad Lutfi Kapolda Jateng sala satunya Kapolda dari Bintara
  5. Irjen Pol Muh.Fadil Imran Kapolda Jatim
  6. Irjen Pol Muh Iqbal Kapolda NTB
  7. Irjen Pol Dedy Prasetyo Kapolda Jabar
  8. Irjen Pol Rudy Sufahriadi Kapolda Jabar

” Nanti kita liat siapa semua di godok Dewan Kebijakan Tinggi (Wanjakti) Polri yang diketuai Wakapolri dan anggotanya Irwasum, Assisten SDM, dan Kadiv Propam dan usulan Kompolnas,” tegas Ketua Umum LBH Phasivic yang dijuluki Agus Floureze ini.

Setelah digodok, nama calon Kapolri diserahkan oleh Kapolri kepada Presiden untuk dipilih, kemudian dilakukan uji kepatutan di Komisi 3 DPR.

Agus menganalisa, setidaknya terdapat tiga kelompok yang menonjol saat ini dalam level elite Polri yakni tergolong sepaham atau dekat dengan Presiden Jokowi.

Ketika ditanya siapa yang paling dekat, dia belum bisa prediksikan, akan tetapi sosok yang disukai Presiden adalah Pintar, Orangnya sederhana, lawprofil, dan tidak angkuh dengan kesombongan, dan dekat dengan masyarakat.

” Tapi mau bicara sekarang masih tabu, bisa jadi Presiden Jokowidodo masih membutuhkan Jendral Idham Azis dan Pernsiunnya diperpanjang, yang enaknya bicara gini kalau suda ada putusan Presiden terjadi Pergantian,” tegas Relawan Nasional Pendukung Jokowi yang berkantor di Plaza Indonesia Jalan MH Thamrin ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *