Kali ini sepaham LBH Phasivic dan IPW, Pelaku Penyiraman Novel Baswedan di Tuntut 1 Tahun “Wajar”

NASIONAL, suara-merdeka.com, Sering kali berseberangan Pendapat antara Ketua Umum LBH Phasivic Adv. R Mas MH Agus Floures SH dan Presedium Indonesia Police watch (IPW) Neta.S.Pane soal pengawasan dan kebijakan Polisi, baru kali ini sepaham terkait Tuntutan Jaksa terhadap Pelaku Dugaan Penyiraman Air Keras kepada Penyidik KPK di Tuntut 1 Tahun Penjara adalah sebuah Kewajaran, dan dikategorikan Pasal 351 KUHPidana tentang Penganiayaan

Presedium IPW Neta S Pane dalam komentarnya di beberapa media mengatakan bahwa langkah Jaksa memberikan Tuntutan Jaksa satu tahun hal yang wajar seperi dilansir di Warta Kota, “Tuntutan Jaksa tersebut adalah bagian dari sikap promoter aparat penegak hukum, yang taat hukum dan memahami fakta-fakta hukum yang ada,” kata Neta, kepada Warta Kota, Jumat (12/6/2020).

Neta menilai kasus penyiraman air keras kepada Novel adalah kasus penganiayaan yang tergolong ringan, dan hendak dipolitisasi sebagai kasus besar dan luar biasa.

“Untungnya, aparatur kejaksaan tidak terprovokasi oleh ulah orang orang yang tidak bertanggung jawab yang hendak mempolitisasi kasus itu, Apalagi jika dibandingkan dengan kasus yang melilit Novel di Bengkulu, di mana Novel menjadi tersangka kasus pembunuhan.

“Anda bisa bayangkan, di mana hati nurani Anda karena Anda hanya ribut dalam kasus penganiayaan ringan, sementara Anda tak peduli dengan kasus pembunuhan yang melibatkan Novel, yang hingga kini keluarganya masih menuntut keadilan,” papar Neta.

Begitu pula Ketum LBH Phasivic Agus Floureze dibeberapa media, mengatakan bahwa Tuntutan Jaksa suda sesuai Pasal di KUHPidana.

Bahkan agus berpendapat tuntutan tersebut dianggap tergolong Penganiayaan ringan, dan dia memberikan Apresiasi kepihak  jaksa, yang  menuntut satu tahun penjara kepada terdakwa pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan.

Diapun menambahkan Tuntutan tersebut, telah dibahas oleh tim JPU sebelum dibacakan di Pengadilan Negeri, sampai diputuskan Tuntutan dilakukan 1 Tahun tersebut.

“Tidak Perlu diperdebatkan, karena kasus ini ,,kasus Penganiayaan, “ tegas Pentolan FKPPI ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *