Spanyol pada Turki: Hagia Sophia Harus Tetap Jadi Warisan Budaya Dunia

Spanyol mengatakan, meski statusnya telah berubah, penting bagi Turki untuk tetap memastikan bahwa Hagia Sophia adalah bagian dari warisan global umat manusia. Foto/REUTERS

MADRID – Walaupun Status Hagia Sopia telah resmi berubah menjadi masjid pada pekan lalu, Gedung Tersebut tetap menjadi bagian dari warisan global umat manusia.

Menurut Menteri Luar Negeri Spanyol, Arancha Gonzalez saat melakukan konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, Selasa (28/7/2020), Mengatakan Tidak menjadi Masalah Gedung Tersebut dirubah menjadi Mesjid, yang terpenting Monumen Agung tersebut dijaga dan dipertahankan.

“Bagi kami, penting agar semangat monumen Hagia Sophia yang agung ini dipertahankan,” ucap Menteri Luar Negeri Spanyol, Arancha Gonzalez didampingi Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

Sementara itu, sebelumnya Presiden Badan Urusan Agama (Diyanet) Turki, Ali Erbas memberikan sinyal tentang pendirian madrasah di Hagia Sophia saat khutbah salat Jumat perdana setelah 86 tahun.

“Di Masjid Hagia Sophia saya berharap banyak orang berdoa dan belajar pengetahuan agama. Kami akan mencoba membuat ekosistem belajar di setiap sudut sebagai fungsi madrasah seperti di Hagia Sophia masa lalu,” kata Ali Erbas.

Secara historis, masjid-masjid pada masa Kesultanan Utsmani juga merupakan sekolah. Itu merupakan tradisi besar dunia akademik Islam. Namun mengalami penurunan karena dalam perkembangannya stagnan.(esn/bdn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *