Pekerja Migran Dapat Perlindungan dari Menteri BUMN

JAKARTA– Selasa kemarin (18/8)  – Menteri BUMN Erick Tohir dan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran  Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menandatangi nota kesepahaman terkait Kerja sama untuk memperbaiki Nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kepala BP2MI Benny Rhamdani kepada Media Selasa kemarin (18/8) Mengatakan bahwa kolaborasi BP2MI dan BUMN, akan mampu memenuhi kebutuhan calon PMI berkualitas kedepan.

Didalam kerja sama tersebut, terdapat empat komitmen Kementrian BUMN dalam memberikan pelindungan bagi PMI.

Antara lain, Kementerian BUMN turut memfasilitasi pendidikan dan pelatihan kerja bagi calon PMI, serta keberangkatan dan kepulangan PMI, remitansi bagi PMI.

Ramdani Mengatakan pula banyak Program kerja sama antara Lembaganya dengan BUMN diantaranya, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mikro, pelatihan kewirausahaan, promosi produk purna PMI, memafasilitasu pengiriman uang yang disediakan oleh PT POS Indonesia, Penyediaan helpdeskkeberangkatan dan kepulangan PMI dari PT Angkasa Pura I dan II.

Benny mengatakan pula bahwa kerja sama tersebut sebagai upaya untuk memerdekan nasib PMI melalui dukungan Pemerintah.

Diapun Mengatakan bahwa PMI dianggap telah berkontribusi penting dalam memperkuat perekonomian bangsa dengan remitansi sebesar Rp 159, 7 triliun.

Sementara itu, Erick Mengatakan bahwa kerja sama ini bukti keberpihakan pemerintah terhadap nasib pekerja Imigran.

Dan Erick mengatakan pula bahwa kerja sama ini akan menjadi payung utama untuk Menindak Lanjuti perjanjian-perjanjian kerja sama sesuai empat komitmen yang telah disepakati.

Dia menyatakan pula, keberadaan PMI dianggap sangat penting, menjadi diaspora bangsa di luar negeri, karena sangat berkontribusi dalam menambah devisa negara.

Diakhir Pembicaraan, Erick berharap kerja sama antara BP2MI dan BUMN dapat berjalan dengan baik dan dapat diperluas di kemudian hari untuk membantu PMI.

R Mas MH Agus Rugiarto SH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *