Bank Mega di Sorong Aman,Telah Mengurus Pelepasan Tanah Adat

Ketum LBH Phasivic saat bertemu petinggi Divhum Bank Mega di Kantor Pusat Bank Mega di Tendean

JAKARTA– Senin kemarin (31/8) Devisi Hukum Bank Mega atas nama Erick mengatakan kepada Nasional Suara Merdeka Com, bahwa pihaknya telah menyelesaikan Perselisihan Antara 7 Marga di Papua dengan Pihak Bank Mega.

” Setelah datangnya Surat dari Marga Kalami Klaglas Klakalus, kami Segera ke Sorong Papua Barat untuk menyelesaikan permasalah sengketa tanah tersebut, alhamduliah kami diterima baik Ketua Perhimpunan Keret Kalami Klaglas Klakalus dan Marga Osok, untuk membicarakan terkait aset tersebut,” ujarnya.

Erickpun menambahkan pihak Bank Mega tidak mau berselisih paham dengan Masyarakat Papua, sehingga pihakny mendekati para marga pemilik tanah papua tersebut .

” Karena kami memahami Soal Otsus, saat datangnya surat , kami lakukan investigasi dari Bertemu Ketua Perhimpunan Herkanus Kalami, Marga Osok, sampai Bertemu Tokoh Tokoh adat, untuk memastikan tanah Negeri Papua ini,” ujar erick.

Diapun Mengatakan, pihaknya tidak mau memperpanjang masalah, karena Bisnis Perbankan mereka membutuhkan keamanan masyarakat Papua.

” Taulah di Hukum, kalau Gontok gontokan, yang rugi kita sendiri, tidak aman, tidak nyaman nantinya berbisnis di Sorong,” tegasnya.

Saat Nasional Suara Merdeka Com mengkonfirmasi kepihak Ketua Umum Perhimpunan Keret Kalami Klaglas Klakalus, Herkanus Denatius kalami membenarkan pertemuan mereka, untuk membicarakan terkait Permasalahan aset mereka.

” Untuk Bank Mega sudah aman karena suda bertemu dengan marga Osok juga,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *