Supardi Geram Melihat Kinerja Pertamina soal Pelayanan dituding Amburadul

JAKARTA-Redaktur Pelaksana K- Live TV Supardi Ahmadi, kepada Nasional Suara Merdeka Com, Sabtu (5/9) di Plaza Indonesia mengatakan, Lawan PT Pertamina (Persero) dalam Gugatan kali ini adalah Pengacara, Guru Teater Kepompong 99 yang juga Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Gorontalo selama 16 Tahun, sangat menarik jika saat sidang nantinya, sehingga PT Pertamina harus menampilkan Pengacara unggulan juga takutnya kewalahan melawan Pemain Teater tersebut.

Menurut Supardi, Bisa jadi Sidang yang akan berlangsung selama 1 Tahun tersebut, bagaikan Panggung Drama yang dibuatnya, karena ketika dia menggugat berarti, suda Agus Floureze perhitungkan, perkara ini akan berjalan sampai ke Mahkamah Agung Republik Indonesia, dan hal itu menjadi sejarah baru, seorang Pengacara Agus Floureze yang beragam keahlian tersebut menggugat PT. Pertamina, 6 Bulan Di PN, 4 Bulan di PT dan 8 Bulan di MA.

Diapun katakan PT Pertamina belum bisa dikatakan Pelayanan Prima, kalau masih ada Gugatan terkait Amburadulnya Pelayanan PT Pertamina di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

” Kalau suda ada gugatan seperti itu, bisa jadi sejarah yang tidak bisa dihapus adanya gugatan terhadap Pertamina, dan didunia digital tidak akan hilang, ,” tegas Supardi.

Diapun menambahkan, Jika suda ada gugatan tersebut, Pertamina akan disibukan dengan bolak balik pengadilan negeri selama 6 Bulan lamanya.

” Menarik disini untuk diliputi media, karena Pengacara yang menggugat dikenal orang berkarakter memainkan peran kadang baik, kadang keras, yah…namanya guru teater, Belum lagi Posisinya Ketum LBH Phasivic, Penasehat FKPPI, Pimpinan 2 Media Pers, jadi pasti menarik” tegas Redaktur pelaksana K-Live tv.

Dan akan hadir Media Pers dari Kelompok Agus Floureze akan meliput, sehingga tidak mungkin Majelis hakim bermain.

” Saya kadang tertawa dengan tuntutan darah Majapahit Tersebut, tapi itu nyata, terkait PT Pertamina jika bersalah Memberikan makan 100 ribu anak yatim, hehehe , aneh tapi ibadah loh,” ujarnya.

Diapun menambahkan Pantas Pertamina dituding Pelayanan Amburadul, dan berkonsekuensi dengan hukum. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *