Pandemik Covid-19 Meningkat, Pilkada 2020, Terancam Di Tunda

JAKARTA– Jika Pandemik Covid-19 semakin hari semakin meningkat, Wajar Pemerintah Menunda Pemilihan Kepala Daerah, yang Rencananya ditahun 2020 akan ditunda 2021 dan bisa jadi Tahun 2022. Hal ini disampaikan , Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi kepada Media.

 Bahkan Fachrul Razu telah mengajukan hal tersebut kepada Presiden Jokowi.

Salah satu faktor yang melatar belakangi pengajuan penundaan Pilkada tersebut adalah kekhawatiran mengenai pandemi Covid-19 yang semakin tak terkendali.

Berikut ialah beberapa alasan yang mendasari sikap DPD RI untuk menunda Pilkada 2021 sebagai berikut:

1. Fakta dan kondisi yang terjadi belakangan ini membuktikan bahwa penularan Covid-19 di daerah yang menyelenggarakan Pilkada semakin massif. Data per hari ini yang disampaikan oleh KPU menyebutkan bahwa terdapat 60 calon kepala daerah yang maju positif Covid-19 yang tersebar di 21 daerah. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah meningat ada 270 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada Desember 2020 ini.

2. Disamping calon kepala daerah, penularan Covid-19 juga semakin massif terjadi di kalangan penyelenggara Pilkada baik di tingkat pusat maupun di daerah. Per hari ini ditemukan bahwa salah satu Komisioner KPU terkena Covid-19 setelah sebelumnya 21 pegawainya terkena Covid-19.

Di Boyolali, dinas kesehatan mengkonformasi 70 orang pengawas Pemilu terkonfirmasi positif Covid-19 dan penularan ini akan belum berakhir karena tahapan selanjutnya adalah kampanye dimana diprediksi konsentrasi massa akan semakin marak terjadi.

Sehingga menurut Fachrul Agar Pilkada dilakukan Ketika tingkat Pandemik Covid-19 menurun.

” Ini semakin dibiarkan dengan pelanggara Protokoler Kesehatan dimana mana, akan berdampak Pandemik Covid-19 akan meningkat, sehingga wajar kami minta Presiden menunda Pilkada yang berlangsung di tahun 2020,” tegasnya.

Sedangkan KPU Pusat Berpendapat, Pihaknya akan menunda kalau ada peraturan yang baru mengatur tentang Penundaan Pilkada.

R Mas MH Agus Rugiarto SH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *