LBH Phasivic Setuju Dengan Pernyataan Ahok Bubarkan Kementrian BUMN

JAKARTA – Tiba – tiba Komisaris Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengusulkan agar Kementerian BUMN dibubarkan saja.

Menurut Ahok, banyak tata kelola perusahaan negara selama ini tidak efisien.

Menurut Ketua Umum LBH Phasivic Agus Floureze, dirinya sepaham dengan langkah Ahok, karena dianggap tumpang tindih soal Pertanggung jawaban Laporan Kinerja dan Keuangan, karena seharusnya Pertanggung Jawaban Perusahaan BUMN bisa ke Presiden dan Menteri Keuangan.

” Ahok itu benar, selain Pemborosan tugas fungsi, juga Pemborosan Keuangan,apalagi Indonesia masih dalam kondisi sakit, Belum lagi yang ditudin Adrian Natipulu bahwa dituding titipan jabatan, seharusnya Perusahaan BUMN pertanggung Jawaban ke Menteri Keuangan, tidak perlu lagi adanya Kementrian BUMN” tegasnya.

Soal Susunan Komisaris dan Direksi di Perusahaan BUMN , lebih Profesional jika dipilih Presiden atau DPR RI.

Seperti diberitakan Tribunnews.com hari ini Rabu (16/9) Ahok mengusulkan, ratusan BUMN yang ada saat ini lebih baik dikelola dengan benar-benar profesional dan jauh dari kepentingan politis.

Indonesia bisa meniru apa yang dilakukan pemerintah Singapura dengan membentuk Temasek.

“Harusnya Kementerian BUMN dibubarkan. Kita membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation,” ucap Ahok seperti dikutip dari tayangan yang diunggah akun Youtube POIN dilihat pada Rabu (16/9/2020).

Dia mencontohkan, di Pertamina saja, jabatan direksi maupun komisaris sangat kental dengan lobi-lobi politis dan bagi-bagi jabatan.

“Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian,” kata Ahok.

Ahok mengklaim, dirinya juga tak hanya duduk manis saja dengan jabatan Komut Pertamina, Dia merasa terpanggil untuk melakukan perbaikan. Salah satunya mengusulkan jabatan lewat lelang terbuka.

Supardi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *