Pemerintah Tidak Adil Menerapkan Protokoler, Ketum LBH: Minta Mendiknas Aktifkan Kembali Sekolah

Jakarta – Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum LBH Phasivic Jakarta Pusat R Mas MH Agus Rugiarto SH biasa disapa Agus Floureze usai Kunjungannya di Beberapa Perusahaan Perbankan di Jakarta.

Menurutnya Pemerintah sepertinya dianggap tidak adil dalam menerapkan Protokoler Kesehatan, dimana dalam data terakhir diterima LBH Phasivic ada beberapa partai besar dalam deklarasinya didepan Masyarakat tidak menggunakan masker, sehingga karena tidak patut terhadap Protokoler kesehatan atau Protokoler Pemerintah, seharusnya Sekolah diaktifkan kembali yang terpenting mengikuti Protokoler Pemerintah.

” Ini sepertinya anak anak kita akan jadi bodoh kalau dirumah terus, karena tidak bisa berinteraksi sosial, dan apakah sampai tua mereka akan sekolah, saya pikir Pemerintah harus adil dalam hal ini,” tegasnya.

Diapun menyinggung Indonesia diprediksikan mendekati ambang Resesi, bisa jadi Indonesia mengalami Depresi Ekonomi yang berdampak pada Hiperinflasi, kalau kondisi Perekonomian tak menentu seperti sekarang, dan kondisi Ekonomi Sosialpun berdampak pula, sehingga kita tidak lepas pada Depresi Ekonomi dan Ekonomi Sosial,  sehingga seharusnya Pilkada tidak perlu dilanjutkan.

“Sehingga uang Pilkada berjumlah Rp. 10 Triliun lebih diperbaiki Perekonomian Indonesia, dikhawatirkan semakin buruk ekonomi kalau tidak diselamatkan,” ujar Pengintip PPNP Covid-19 ini.

Diapun menambahkan kalau Resesi terjadi, bisa jadi Pemerintah akan menarik aset Rakyatnya yang diangggap suda berlebihan, untuk memperbaiki ekonomi Indonesia.

” Pemeriksaan punya hak dong berdasarkan pasal 33 UUD 1945, kekayaan yang ada di Negara ini milik Pemerintah demi kemakmuran rakyat,” tegasnya.

Dia sarankan juga, Presiden harus mengganti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, karena dianggap Kurang Kreatif.

(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *