Selamatkan demokrasi atau selamatkan jiwa rakyat Indonesia ? Atau sengaja mempermudah Menggulingkan Jokowi?

JAKARTA , Situasi Covid-19 di Indonesia bukannya berkurang, melainkan bertambah, akibat situasi ini Ketum LBH Phasivic R Mas MH Agus Rugiarto SH, meminta kepada Pemerintah untuk memilih Selamatkan Demokrat atau selamatkan Jiwa Rakyat Indonesia.

” Silakan Pemerintah Berpikir, Resiko Demokrasi Pilkada, kalau bertambah Covid 19 siapa yang bertanggung jawab, Jiwa rakyat akan terancam dampak tersebut,” ujar Penginisiatif PPRN Covid 19 dibawah Perlindungan LBH Phasivic ini .

Agus menambahkan Pemerintah sangat antusias melanjutkan Pilkada tersebut , tanpa dasar Parameter Kesehatan mana yang digunakan.

” Kalau menggunakan Parameter Kesehatan, pasti Tidak Boleh dilanjutkan Pilkada, karena Covid 19 semakin meningkat,” tegas Agus Floureze.

Apalagi Pandemi Covid adalah bencana kesehatan, sehingga wajib menggunakan parameter kesehatan pula, untuk menentukan Covid sudah terkendali atau tidak, untuk melanjutkan pilkada.

” Jangan jangan Covid 19 tidak ada , seolah olah diadakan, buktinya pilkada tetap diadakan, sampai sampai para tokoh partai melakukan deklarasi tanpa menggunakan masker, atau sengaja dibiarkan agar muda menggulingkan Presiden Jokowidodo lengser dari jabatan, ketika saat pilkada membludak Covid-19,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *