Katanya Aman Calon Kepala Daerah, Satu Orang Meninggal Akibat Covid-19

Cawalkot Bontang Adi Darma (Foto: dok. Istimewa)
Cawalkot Bontang Adi Darma (Foto: dok. Istimewa)

Bontang – Bagaimana Mau Aman Pilkada, satu orang lagi Calon Walikota Meninggal akibat Covid-19. Terbukti Kamis kemarin (1/10) Mantan Walikota Bontang Adi Darma Meninggal akibat Covid 19.

Adi Darma dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Kamis (1/10/2020) pukul 11.40 Wita. di RSUD Taman Husada Bontang karena terpapar COVID-19.

Saat dikonfirmasi Direktur RSUD Bontang, I Gusti Made Suardika, Kamis kemarin (1/10) membenarkan Mantan Walikota Bontang meninggal akibat terpapar Covid 19.

Sementara itu, perwakilan keluarga yang juga kuasa hukum keluarga Adi Darma, Risnal, SH, mengatakan mantan Wali Kota Bontang periode 2011-2016 itu meninggal setelah dirawat di rumah sakit selama 5 hari.

“Benar bapak meninggal dunia tadi pukul 11.40 wita setelah dirawat selama 5 hari sejak 25 September lalu. Menurut tim dokter semalam kondisi almarhum sempat membaik, namun tidak lama kondisinya kembali memburuk dan meninggal siang tadi,” kata Risnal.

Risnal menjelaskan Adi Darma dirawat di rumah sakit sejak 25 September 2020. Menurutnya, cawalkot yang berpasangan dengan Basri Rase itu dirawat setelah dinyatakan positif COVID-19.

“Beliau memang dirawat sejak tanggal 25 karena terkonfirmasi COVID-19, di mana tertularnya mungkin tim gugus yang mengetahuinya karena mereka yang sudah melakukan tracing,” kata Risnal.

Sementara itu, terkait rencana pemakaman, Risnal mengaku belum berkomunikasi dengan pihak keluarga. “Rencana pemakaman saya belum tahu, saya belum berkomunikasi lagi dengan keluarga menyangkut hal itu, yang mungkin semuanya diatur oleh tim gugus tugas,” ujarnya.

(DeticNews/ Nasional Suara Merdeka )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *