PT Pertamina Akan Terdepak dari Pulau Dokarim, Jika Rabu ini tidak ada Penyelesaian

JAKARTA– PT Pertamina ( Persero) Jangan Berpikir ‘ Picik’ Terhadap Tanah Dokarim Masyarakat Papua di Kota Sorong, hingga sekarang Haknya mereka soal ganti Rugi Tanah Adat belum juga terbayar, Padahal ditahun 2015 Walikota Sorong sudah mengeluarkan surat Rekomendasi Nomor 590/1353 tertanggal 20 November 2015, tentang Merekomendasikan kepada Ketua Perhimpunan P2HUK4, untuk mengurus Pembayaran Denda Adat Atas Penggunaan Tempat dan Ganti Rugi Tanah ada di Pulau Dokarim oleh PT Pertamina, sehingga jika hari Rabu (7/10) belum juga diselesaikan, maka mereka minta dikosongkan untuk menawarkan kepada Investor Asing.

Demikian Pernyataan Kepala Divisi Hukum Perhimpunan Marga Keret Kalami Klakalus Klaglas, Agus Floureze Minggu (4/10).

Diapun katakan , PT Pertamina jangan terlalu berani bermain di air keruh, terhadap Ahli waris pemilik Tanah, diminta serius untuk hadir di sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jangan hanya menghadirkan Petugas petugas staf Pertamina saja.

” Soal Legal Standing Kepemilikan Tanah klien saya jelas, Dari Pengakuan Lembaga adat dari Majelis Rakyat Papua (MRP), Dewan Adat Malamoi, Lembaga Adat Malamoi, Rapat Adat Terbuka dan Tertutup yang dihadiri Pemerintah dan Tokoh Adat, Pengakuan Kementrian Hukum dan HAM dan Pengakuan Pemerintah Kota Sorong, Sehingga wajar jika kami minta diselesaikan Pertamina soal ganti Rugi Tanah Adat atau kami akan jual aset tanah tersebut kepada Investor Asing,” tegas Ketum LBH Phasivic ini.

Secara terpisah Ditemua Ketua Perhimpunan P2HUK4, Herkanus Denatius kalami, Mengatakan, jika pada hari Rabu (7/10) tidak ada niat baik selesaikan Masalah tanah adat mereka, maka pihaknya meminta di Kosongkan Tanah yang dikuasai Pertamina atau Pihaknya akan melakukan Palang Adat.

” Kalau tidak ada niat PT Pertamina Membayar hari Rabu, saya minta Dokarim dikosongkan, tidak ada alasan apapun harus kosongkan hari Kamis, kalau tidak kami palang adat, tidak ada aktivitas pertamina disana, ” tegasnya.

Ardi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *