GPI Jakarta Raya Minta Jokowi Segera Resafle Kabinetnya

JAKARTA– Dalam Diskusi Nasional yang dilakukan Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta raya yang berlangsung di Cikini Selasa (20/10) dihadiri Para Pemateri Tokoh tokoh aktivis diantaranya Ismail Abdul Kadir dikenal Aktivis Milineal, Agus Floureze Ketum LBH Phasivic, Rizal Tohulohula sekretaris PW GPI Jakarta Raya, dengan dipandu Moderator Ahmad Syahtiri mantan aktivis 98

Dalam diskusi tersebut, Pemateri Ismail menekankan akan pentingnya masalah Omnisbus Law diselesaikan oleh Presiden paling tidak adanya Perpu dikeluarkan Presiden Jokowidodo, diapun menyoroti kinerja bawahan Jokowi yang tidak maksimal menyelesaikan konflik yang terjadi dimasyarakat.

Sedangkan Agus Floureze menekankan Keberhasilan Pertumbuhan ekonomi yang dilakukan Presiden Jokowi, dia mengatakan walaupun covid 19 pertumbuhan ekonomi tetap stabil, baik dibidang Prikanan, Pertanian, Telekomunikasi. Diapun menyarankan kepada Mahasiswa agar jangan terlalu memusuhi Polisi karena mereka turun dijalankan karena Tugas mengamankan negara.

Diapun menyoroti ada beberapa menteri harus di resufle karena tidak maksimal menyelesaikan konflik di masyarakat, diantaranya Menko perekonomian, menteri tenaga kerja, menteri BUMN, menteri kesehatan dan Menpolhukam.

Sedangkan Sekretaris PW GPI Jakarta Raya Rizal Tuhuloula menekankan secara umum kinerja Jokowi selama setahun ini, yang dianggapnya birokrasi Kementriaan dianggap berbelit belit sehingga banyak aduan masyarakat yang tidak diseriusi dengan baik. Sehingga dalam kesimpulannya agar segera Jokowi menresufle Kabinetnya.

Ketua PW GPI Jakarta Raya Rahmad Himran, usai selesai diskusi berharap agar Rekomendasi GPI didengar oleh Presiden Jokowidodo, karena diskusi kali ini tidak berakhir disini, akan ada diskusi lanjutan pada tanggal 28 Oktober 2020 bertepatan dengan sumpah pemuda.

Gufron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *