10 November Seluruh KEPRI Di Bentengi Masker

JAKARTA– Dalam rangka memperingati hari Pahlawan yang jatuh tepat pada tanggal 10 November, pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (KEPRI) membagikan masker sejumlah Lima Juta masker. Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar Baharuddin mengatakan bahwa hari pahlawan merupakan momentum bersejarah. Sehingga semua warga harus terpanggil jiwa dharma bhaktinya serta keihlasannya menjadi pahlawan kemanusiaan.
”10 November ini kita jadikan momentum bersejarah. Saya ajak semua warga Kepri tanpa terkecuali. Kami panggil jiwa dharma bhaktinya serta keihlasannya menjadi pahlawan kemanusiaan untuk membagikan masker bagi lingkungan sekitarnya,” katanya

Pandemi Covid-19 saat ini merupakan musuh bersama segenap elemen bangsa, tambah nya dan oleh karena itu di perlukan sebuah amunisi yang dapat membentengi warga dalam melawan covid-19.
“pandemi Covid-19 ini merupakan musuh bersama masyarakat. Saat ini, untuk melawannya salah satunya dengan menggunakan masker. Oleh karena itu, “amunisi” masker harus dibagi kepada semua kalangan”tambah Pjs Gubernur

“Untuk melawan musuh bersama ini dengan mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker. Karena itu mari menjadi pahlawan dengan berbagi masker. Di Hari Pahlawan ini Kepri akan berbagi 5 juta masker,” kata Bahtiar

Kegiatan yang direncanakan di Launching langsung oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian tersebut guna untuk mewujudkan Pilkada Sehat 2020 di Provinsi Kepri. Peluncuran ini kemudian diikuti secara serentak di kabupaten/ kota seluruh Provinsi Kepri.

Bahtiar mengajak seluruh masyarakat agar selalu membentengi diri dengan selalu menggunakan masker. Masker saat ini menjadi salah satu pertahanan paling utama untuk melawan sebaran Covid-19.
“Masker ini jelas kebutuhan premier. Mari kita jadikan 10 November ini gerakan bersama. Jadi pahlawan bagi manusia lainnya,” kata Bahtiar yang juga Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini.

Dalam banyak kesempatan, Bahtiar terus mengajak setiap komponen masyakat untuk taat, patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, selalu memakai masker serta menjaga jarak atau menghindari kerumunan yang berpotensi sebagai tempat penularan.
“untuk melawan pandemi ini tidak dapat dilakukan secara sendiri, namun butuh kerjasama dan keterlibatan semua pihak untuk memberikan pemahaman bahwa virus ini harus diputus mata rantainya. Sehingga tidak menyebar dan membahayakan umat manusia”jelasnyas

“Sekarang ini saatnya kita bergandengan tangan bersama seluruh komponen baik pemerintah, swasta, komunitas dan seluruh masyarakat untuk melawan agar virus ini segera hilang dan musnah,” tutupnya.(Hafid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *