NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 26, 2021

Edhy Merasa Bersalah, Minta maaf kepada Presiden, Sementara KKP dipegang Luhut

Jakarta – Kamis dini hari, (26/11) Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan penerima suap terkait ekspor benih lobster.

Setelah ditetapkan Tersangka, Edhy Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo, Menhan Prabowo Subianto, Rakyat Indonesia dan Ibunya.

“Hari inu saya minta maaf kepada Bapak Presiden, saya telah menghianati kepercayaan beliau. Minta maaf ke Pak Prabowo Subianto, guru saya, yang sudah mengajarkan banyak hal,” kata Edhy di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2020) dini hari.

Edhy juga meminta maaf kepada ibundanya.

“Saya mohon maaf kepada ibu saya yang saya yakin hari ini nonton di TV. Dalam usianya yang sudah sepuh ini beliau tetap kuat. Saya masih kuat dan saya akan bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi,” ujar Edhy.

Edhy juga meminta maaf kepada seluruh Rakyat Indonesia. Ia mengaku akan mempertanggungjawabkan semua perbuatannya.

“Kemudian saya juga mohon maaf pada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kelautan dan Perikanan yang mungkin banyak terkhianati, seolah-olah saya pencitraan di depan umum, itu tidak, itu semangat. Ini adalah kecelakaan yang terjadi, dan saya bertanggung jawab terhadap ini semua,” ujar Edhy.

Sementara Posisi KKP, Presiden Jokowi mengutus Mekomaritim Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri KKP.











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *