Pemberhentian Kepala Desa Ilangata Kec.Anggrek Sudah sesuai Prosedure.

Ditulis : Anton Hulinggato

Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam hal ini bupati Indra Yasin SH.MH telah Memberhentikan Kepala desa ilangata Kecamatanan Anggrek kabupaten Gorontalo Dengan Nomor Sk.pemberhentian 415.XI Tahun 2020 SAH menurut hukum dan Sudah sesuai amanah undang undang tentang Desa yang mengatur tentang tata cara pemberhentian Kepala desa yang dinilai dalam 100 hari masa kerja tidak menjalankn tugas pokok nya sebagai kepala desa dan telah Melanggar Amanah Undang undang Nomor 6 tahun 2014 pasal 26 Ayat 4 :
huruf g yang berbunyi ;” Tidak menjalin Kerja sama dan koordinasi dengam seluruh pemangku kepentingan di desa,
Huruf h ;” Tidak menyelenggarakan Administrasi Pemerintahan Desa Yang baik ,
Huruf I ;” Tidak mengelola keuangan dan aser desa serta melanggar ketentuan pasal 29 Ayat 1 yangberbunyi :” kepala desa dilarang merugikan kepentingan Umum.

Maka harapan saya selaku putra asli Kelahiran Desa Ilangata kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo utara sangat Prihatin dan turut bersedih dengan adanya Pemberhentian ini,akan tetapi disisi lain saya juga merasa Dirugikan beserta masyarakat yang akibat kelalaian oknum kepala desa yang tidak menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai kepala desa masyarakat di rugikan, maka secara amanah Undang – undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa pasal 28 ayat 1 yang berbunyi ;” kepala deaa yang tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimamana dimaksud dalam pasal 26 ayat 4 dan pasal 27 dikenai sanksi administratif berupa teguran lisan dan atau teguran tertulis dan hal ini sudah dilakukan oleh pihak pemerintah kabupaten Gorontalo utara sebagaimana tercantum Dalam dasar pertimbangan pemberhentian kepala desa ilangata bahwa pada tanggal 3 juli 2020 dengan nomor surat 140 setda /249 /VII /2020 adalah merupakan alat bukti yang dasar hukum yang sah untuk dilakukan pemberhentian Sementara.

Maka jika merujuk dan melihat beberapa pertimbangan dasar hukum pemberhentian sementara kepala desa ilangata sudah sesuai prosedure Hukum.

Adapun menurut Bung anton Aktifis militan putra gorontalo utara ini ,,,

Berharap kepada bupati gorontalo utara Untuk tidak tebang pilih dalam hal menerapkan Sanksi kepada para kepala desa yang tidak mampu mwnjalankan tugasnya dengan baik dam dengan kejadian ini jadi efek jera buat para Kepala desa Sekabupaten Gorontalo utara yang menyebar di 11 kecamatan menjadi 123 kepala desa.

bahwa yang menjadi polemik dimasyarakat sekarang ini dengan diberhentikannya kepala desa ilangata ,menjadi tanda tanya besar ,,,
pada diktum keempat Surat keputusan bupati Yang berbunyi ;” Menunjuk Saudara DANIAL S.PAKAYA SH. sebagai Pelaksana tugas (Plt) kepala desa ilangata kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo utara , sampai diaktifkannya kembali kepala desa ilangata.

Yang menurut Hemat bung anton yang menjadi polemij dimasyarakat dannjadi perbincangan Diantara sejumlah Tokoh masyarakat Ilangata Dan dikalangan Aktifis provinsi Gorontalo KARDIAT USULU DKK adalah soal KALIMAT SAMPAI

DIAKTIFKANNYA KEMABALI KEPALA DESA ILANGATA,,,

ini adalah sesuatu pertimbangn Yang Keliru ,,,karena sesuai amanah undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa Pasal 30 ayat 1 yang bebunyi :” kepala desa yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 dikenai sanksi administratif Berupa teguran lisan dan ataw teguran tetulis , dan hal ini sudah dilaksanakan oleh pemerintah daerah bupati gorontalo utara Indra Yasin SH.MH.
Sangat tidak logis kepala desa yang sudah nyata nyata melanggar aturan tapi masih diberi peluang di aktifkan kembali.
Pada ayat 2 lebih dipertegas lagi oleh undang undang ini, sebagaimana berbunyi :” dalam hal sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat 1 TIDAK dilaksanakan Maka Dilakaukan Tindakan Pemberhentian
sementara dan pemberhentian.

Jika merujuk pada undang undang ini Sangat lah jelas Untuk dilaksanakan.

Maka harapan saya selaku masyarakat gorontalo utara Bupati harus tegas menjalankan amanah undang – undang .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *