Ketum LBH : Salah Sasaran UMKM , Kadis Perindagkop Bisa Jadi Tersangka Tipikor

JAKARTA– Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi dan UMK, terkait Modal UMKM untuk Usaha Mikro, ternyata menuai Protes bagi masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan UMKM, bahkan bantuan UMKM dianggap salah sasaran.

Program Penyaluran UMKM yang melalui Dinas Perindag Koprasi ini, menurut Ketua Umum LBH Phasivic Jakarta Pusat Agus Floureze (AF) bisa berdampak Adanya unsur Korupsi baru.

” Bisa kena lah Kadis Perindagkop , kalau UMKM salah sasaran, caranya gampang , orang yang dapat UMKM diperiksa kembali usahanya, kalau ngak ada usahanya berarti salah sasaran,”.

Diapun akan menghubungi Menteri Koperasi dan UKM melalui WhatsApp terkait Dugaan Modal UMKM tidak kena sasaran.

” Saya akan sampaikan masalah ini kepada Pak Menteri melalui WhatsApp,” tegasnya.

Salah satu Pedagang Sayur keliling di Palu Mas Babul, merasa bingung dengan Program Pemerintah sekarang, yang sebagian tidak kena sasaran, buktinya dirinya tidak masuk dalam Program UMKM.

Begitu juga dirasakan usaha kecil di kota Gorontalo milik Ibu Rohana Hulinggi yang beralamat di Jalan Nani Wartabone 1 (Samping Kantor YLKI Gorontalo), Diapun tidak merasakan dana UMKM.

Hal yang sama dirasakan Fitri Gusasi Usaha Mikro Warung makan di Isimu, tidak pernah merasakan Modal UMKM tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *