NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 29, 2021

Sehebat Apa Cukong Ilegal Logging, Pasti Bareskrim Polri Tangkap..

JAKARTA– Tak main main Perintah Kapolri Jendral Idham Azis, jika Terbukti adanya Pembalakan Liar tak sungkan sungkan Bareskrim Polri akan menangkap, bahkan akan menggunakan UU Kehutanan menjerat Pelaku Ilegal Logging dengan ancaman maksimal 10 Tahun dan denda Rp. 5 Miliyar.

Kemarin Rabu (30/12) Bareskrim Polri telah berhasil menangkap pelaku pembalakan liar atau illegal logging di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono Rabu, 30 Desember 2020.

Rusdi mengungkapkan, bahwa penangkapan tersebut diawali dari Laporan Nomor:LI/232/X/2020/Tipidter yang diterima oleh Bareskrim sekitar akhir bulan Oktober 2020.

Dalam laporan diinformasikan, terkait adanya kegiatan illegal logging yang dilakukan oleh koperasi UD Karya Abadi di sekitar Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim dari Subdit 3 Dittipidter Bareskrim Polri langsung menuju ke lokasi untuk menyelidiki. Dari hasil penelusuran, polisi berhasil menangkap seorang berinisial RPS (52) asal Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 150 Batang bulat kayu Meranti, 6.586 batang olahan kayu Meranti, 2 unit excavator, 1 unit buldozer, 1 unit jonder.

Kemudian, terdapat 1 unit Truck Fuso, 6 unit Dump Truck, 1 unit Double Cabin. Selain itu, polisi juga berhasil menyita beberapa dokumen. Seperti, IUIPHHK, SKSHHK, dokumen perizinan, serta dokumen lainnya.

Terkait kerugian negara, saat ini pihak Bareskrim Polri belum bisa menjumlahkan berapa kerugian tersebut.

Kemudian, Rusdi juga menghimbau kepada masyarakat agar menghentikan illegal logging agar tidak merusak lingkungan. “Apabila ada kegiatan-kegiatan sejenis ini tentunya Polri tidak akan ragu-ragu untuk menindak tegas siapapun,” ujar Rusdi, di Gedung Bareskrim Polri, Rabu 30 Desember 2020.

Rusdi juga meminta masyarakat untuk melaporkan, apabila di wilayahnya ditemukan kegiatan-kegiatan aktivitas ilegal terutama pengerusakan lingkungan.

“Cepat tolong di laporkan kepada aparat kepolisian terdekat, dan kami tentunya akan menindaklanjuti daripada laporan masyarakat itu sendiri,” katanya.











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *