NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 29, 2021

Tulisan Denny JA , Suksesi DiKerajaan Bisnis Itu Jauh Lebih Dramatis

SUKSESI DI KERAJAAN BISNIS ITU JAUH LEBIH DRAMATIS

  • Review 20 Episodes Succession, pemenang Film Series Terbaik 2020, Emmy Award (1)

Denny JA

Usia sang legenda itu, Logan Roy, sudah 80 tahun. Kerajaan bisnisnya semakin menggurita. Ia sudah mulai sakit-sakitan.

Tapi siapa yang akan Ia tunjuk untuk mengendalikan perusahaan media, salah satu yang terbesar di dunia?

Di kapal pesiar yang mewah, Ia ajak satu anak lelakinya bicara dari hati ke hati. Salah satu anak usahanya sedang terkena kasus pelecehan seksual. Ia sudah terlalu tua untuk menghadapi investigasi publik.

Media ramai memberitakan. Ada hearing dari konggres Amerika Serikat. Di usianya yang senja, sang legenda tak ingin dipermalukan di muka publik.

Anak lelaki itu, Kendal Roy, salah satu kandidat kuat penggantinya. Sang legenda memberi tugas khusus kepada Kendal.

Ini sekaligus test penentu untuk sang anak, apakah Ia memang layak untuk menjadi pengendali utama kerajaan bisnis ini.

Logan pun berkisah tentang peradaban kuno. Kadang kepala suku harus mengurbankan anak kesayangannya, agar Dewa tidak marah. Agar matahari tetap tebit. Agar petaka dijauhkan dari komunitas.

Logan bertanya, apakah Kendal, siap berkorban untuk kerajaan bisnis. Kendal mengambil alih tanggung jawab. Menyatakan Kendal lah yang in charge ketika kasus itu terjadi. Bukan ayahnya. Bukan sang legenda.

Kendal menyatakan diri: siap. Ia akan ambil alih tanggung jawab. Semua keluarga dan inner circle terpana.

Mengapa sang legenda mengurbankan anaknya sendiri? Mengapa pula Kendal, sang putra yang selama ini berjiwa pemberontak bersedia?

Konferensi pers pun digelar. Wartawan berkumpul. Ini berita seksi soal kerajaan bisnis besar.

Kendal pun membuat pernyataan. Di luar dugaan, Kendal menyatakan hal yang berbeda. Ujar Kendal kepada pers, kepada publik luas, ayahnya: Logan Roy, sang Legenda bersalah.

Sang Ayah meminta dirinya bertanggung jawab. Kendal tak bersedia. Ia juga menyatakan era Ayahnya memimpin kerajaan bisnis seharusnya sudah selesai.

Tak lupa Kendal membawa dokumen dan paperworks untuk membuktikan bahwa sang Legenda itu tak layak lagi memimpin.

Lingkaran kerajaan bisnis sang legenda Logan Roi heboh. Bagaimana mungkin Kendal berbalik arah.

Sementara sang legenda, terdiam. Namun ia senyum.

Selaku tokoh yang sudah malang melintang di dunia bisnis, dgn koneksi politik ke istana presiden, ia merasa ditikam di muka publik oleh anak kesayangannya sendiri.

Betapa tak mudah sang legenda mencari pengganti untuk mengendalikan kerajaan bisnis.

-000-

Banyak kejutan. Penuh manuver. Penghianatan. Adu strategi. Ini yang membuat drama 2 seri, 20 episode Succession di tahun 2020 terpilih ssbagai TV series Terbaik, Ammy Award.

Kisah Logon Roy dan keluarganya diinspirasi oleh kisah raja media: Rupert Murdoch. (2)

Pembuat mini series ini, Jesse Armstrong, pernah pula menulis skenario berjudul Murdoch. Ini kisah sang taipan yang hendak suksesi, turun tahta dari kerajaan bisnis di usia ke 78 tahun.

Logan Roy adalah tokoh fiktif dari Murdoch. Kendal dan Roman Roy, dua anak Logan Roy, juga tokoh fiktif dari dua anak Murdoch: James dan Lachlan.

Konglomerasi media milik Logan Roy: Weystar Royco, itu juga fiksi dari kerajan media milik Murdoch: News Corp.

Murdoch punya Fox News. Logan Roy memiliki TV berita ATN. Murdoch menikah empat kali. Hingga seri kedua, yang akan berlanjut ke seri ketiga, Logan Roy sudah menikah tiga kali.

Tapi Logan Roy, karena ambisi pribadi, dan belum meyakini siapa penggantinya yang cocok, terus saja aktif mengendalikan bisnis.

Ini sama persis dengan Rupert Murdoch. Hingga kini, di usia 88 tahun, Murdoch tetap menjadi raja di kerajaan bisnisnya.

Baik Logan Roy, dan tokoh sebenarnya Murdoch, keduanya kesulitan dalam proses suksesi kerajaan bisnis.

-000-

Tiga hari saya menghabiskan waktu di akhir tahun 2020, dan awal tahun 2021, menyimak serial ini. Total 20 episode. Itu sama dengan total 20 jam.

Betapa suksesi di kerajaan bisnis jauh lebih dramatis dibandingkan suksesi dunia politik.

Siapa yang akan menjadi raja atau ratu berikutnya di Istana Buckingham, London, misalnya? Jika Ratu Elizabeth wafat atau mundur, silsilah pengganti sudah ditetapkan.

Atau dalam dunia politik demokratis. Siapa presiden berikutnya, cukup ikuti saja aturan pemilihan umum. Yang menang pemilu, Ia menjadi pemimpin berikutnya.

Tapi ini kerajaan bisnis. Kekuasaan sepenuhnya di bawah kontrol sang pendiri. Walau kerajaan bisnis ini sudah menjadi perusahaan terbuka, mayoritas saham masih di tangan keluarganya.

Sepenuhnya terserah pada sang legenda. Siapa yang ia percaya menjadi pengganti.

Ia punya 3 putra dan 1 putri. Tiga dari anaknya bersaing. Semua merasa lebih pantas dan kompeten menjadi pengganti. Semua membuat manuver.

Logan Roy sang legenda pernah terpikir memberikan kekuasaan pengendali utama kepada seorang profesional saja.

Ia sudah coba itu. Tapi sang profesional tak bersedia sedikit berkotor tangan, terlibat dalam hengky pengky masalah hukum.

Belum lagi istrinya di masa kini, istri yang ketiga, sangat cemburu. Sang istri serta merta mengambil sikap bermusuhan ketika calon CEO kerajaan bisnis ini diduga memiliki sexual affair dengan sang legenda.

Anaknya beberapa kali tak sabar dengan suksesi. Sang anak terang- terangan menyatakan Vote of No-Confidence kepada Logan Roy dalam rapat pemegang saham. Tapi anak itu dikalahkan.

Anaknya kembali ingin memgambil alih kerajaan Ayah melalui jalur jual beli saham. Kembali usaha ini digagalkan.

Logan Roy, sang legenda terdiam. Di kapal pesiar, Ia menatap laut. Berkali- kali ia katakan: pentingnya kehangatan keluarga. Pentingnya keluarga yang bersatu.

“Aku mendirikan kerajaan bisnis ini, ujungnya juga untuk keluargaku.”

Tapi di ujung usia, ketika Ia sakit-sakitan, anak anaknya saling bersaing. Bahkan kini, anak kesayangannya “menikamnya” dalam konferensi pers.

Betapa suksesi dalam kerajaan bisnis jauh lebih dramatis.

Sang legenda ini punya segala. Karyawannya ribuan. Tapi di hati, Ia sendiri. Ia kesepian.***

Januari 2020

CATATAN

  1. Serial Succession diputar di HBO, sudah memasuki seri kedua, dan memenangkan Emmy Award sebagai serial TV terbaik 2020
https://www.emmys.com/shows/succession
  1. Kisah dalam serial Succesiob diinspirasi oleh kisah suksesi di kerajaan bisnis Rupert Murdoch
https://www.harpersbazaar.com/culture/film-tv/amp29385920/succession-roy-family-murdochs-comparison/

Sumber tulisan dari Facebook DennyJA_World https://www.facebook.com/322283467867809/posts/3525927970836660/?d=n











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *