Ketum LBH Datangi Kabareskrim Polri, Minta Berlaku Adil soal Razia Tambang Emas di Gorontalo

JAKARTA– Jika dibilang Tokoh Media ini yang juga Ketua Umum LBH Phasivic Jakarta Pusat Agus Floureze, Jarang Berkunjung ke Ruangan Kabareskrim Polri, Kali ini dia secara diam diam mendatangi Ruang Kabareskrim polri , guna silaturahmi kepihak Komjen Pol Drs. Agus Adrianto sebagai Kabareskrim Polri.

Dalam kunjungannya, Agar Kabareskrim Polri bertindak tegas terhadap seluruh Penambang Rakyat di Provinsi Gorontalo, baik di Kabupaten Bone Bolango , Gorontalo Utara, dan Pohuwato, untuk segera ditutup.

” Jangan cuma berani Tambang milik PT Kadji Gold Nusantara (KGN) di Pohuwato dipermasalahkan, saya selaku Direktur Hukum di PT KGN merasa terusik prilaku prilaku oknum Kepolisian, bila perlu kalau bersihkan semua tambang di bersihkan seluruh Gorontalo, baik Pohuwato, Gorontalo Utara dan Bone Bolango,” Tegas Pemilik 2 Media Pers ini.

Diapun mengatakan kepada Media,Selama ini dirinya diam, karena mengingat langkah dilajukann Polisi Prosedural, Lambat laun Agus Floureze merasa bingung, ternyata yang sering diusik Tambang Milik PT Kadji Gold Nusantara.

” Saya berani ungkapkan ke Kabareskrim Polri, karena cuma tambang milik kami yang diusik, ini warning buat Direskrimsus Polda Gorontalo, agar bersihkan tambang Rakyat di Gorontalo, Jika Direskrimsus Polda Gorontalo tidak mampu membersihkan semua Tambang Rakyat di Gorontalo, dia meminta agar Tambang milik PT KGN diberikan keleluasaan untuk berusaha melakukan Proses Pertambangan di Gorontalo,” tegasnya.

” Jangan mentang mentang tambang milik AK, itu terus diusik, coba yang lain diusik juga agar adil,” Ujar Agus didepan Ajudan Kabareskrim Polri.

Diagendakan, besok akan dilakukan Pertemuan Kembali antara Ketum LBH Phasivic dan Kabareskrim Polri , guna membahas Sengketa Pertambangan Emas di Gorontalo.

Dalam waktu dekat Ketum LBH Phasivic akan berkunjung kepihak Direskrimsus Polda Gorontalo, untuk meminta keadilan dan Pertanggung jawabannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *