Kapolres Pohuwato Tidak Berlaku Adil, Maka Kapolri Harus Mencopot Kapolres Dari Jabatannya

JAKARTA, Senin Sore (15/3) Direktur Hukum, Logistik dan Perizinan Raden Mas Agus Rugiarto SH yang biasa disapa Agus Floureze , di Kantor Plaza Indonesia mengatakan, bahwa dirinya akan mengikuti Perintah Kabareskrim polri dan Pemerintah , untuk menurunkan seluruh Alat berat milik Grub PT Kadji Gold Nusantara.

” Saya sudah sampaikan kepada Direktur Utama PT Kadji Gold Nusantara agar seluruh alat berat diturunkan dari Lahan Tambang seluas 100 Hektar di Pohuwato, dan kita ikhlas,” ujar Pengacara Agus Floureze.

Dan Agus Floureze mengultimatum dalam bentuk Surat kepada Kapolri, Agar Kapolres Pohuwato diminta Berlaku Adil, agar tidak ada lagi Alat Berat di tambang Ilegal lagi di Pohuwato, Diantaranya Tambang Emas , Tambak Udang yang menggunakan Lokasi Cagar Alam, Kecuali ada Izin dan Rekomendasi dari Pemerintah Pusat baik Dar Kementerian ESDM dan Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP).

” Kalau Kapolres Pohuwato tidak adil soal itu, saya minta Kapolres Pohuwato di copot tidak terhormat,” ujar Komisaris Utama PT Nasional Suara Merdeka ini.

Diapun sudah melakukan Komunikasi melalui WhatsApp kepada Kapolres Pohuwato, agar bersikap Adil kepada Penurunan Alat Berat ditambang rakyat dan Tambak Udang Ilegal menggunakan Lokasi Cagar Alam.

Dan dalam komunikasi dengan Kapolres Pohuwato melalui WhatsApp agar dibersihkan pula terkait Tambak Udang menggunakan Lokasi Cagar alam. Dan Jika Tidak Mampu disuruh turun dari Jabatan sebagai Kapolres Pohuwato.

” Biarkan Para Rakyat Penambang yang tidak kerja menjadi Tanggungan Pemerintah setempat, ” Tegas Wartawan Senior ini.

Kapolres Pohuwato Tedy Layendra pun menyahuti tantangan Direktur HLP PT Kadji Gold Nusantara, bahkan Kapolres menyatakan akan membersihkan seluruh Alat Berat yang digunakan di Tambang Rakyat dan Tambak yang selama ini menggunakan Lokasi Cagar Alam.

Saat disinggung jika tidak bisa mengatasi Permasalah Tambang dan Tambak Ilegal di Pohuwato , Kapolres Diminta mundur, pihak Kapolres tidak bisa menjawab hanya mengatakan , Alat diatas yang berizin boleh masuk di Tambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *