NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 29, 2021

APRI Bertemu Bupati Pohuwato, Minta Dipermudah IPR dan WPR, Antisipasi Penambang “Kelaparan’

JAKARTA– Senin kemarin (29/3) Pihak Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Pohuwato, melakukan Audiensi dengan Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga guna mendapatkan setitik Solusi bagi Penambang semakin hari semakin Kelaparan karena tidak mendapatkan Penghasilan yang jelas, karena kehidupan Masyarakat Pohuwato sekitar 40 Persen Penambang Rakyat.

Dengan solusi yang ditawarkan APRI Pohuwato kepada Bupati Pohuwato Agar menpermuda Perizinan atau Legalitas Bagi Para Penambang Rakyat. Baik mendapatkan izin pertambangan rakyat (IPR) maupun WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat) tersebut.

Bahkan menurut Ketua APRI Pohuwato, Limonu Hippy banyak masyarakat Pohuwato yang menggantungkan hidupnya di pertambangan tetapi terbentur legalitas, yang hingga hari ini belum juga mendapatkan kejelasan.

Padahal upaya untuk mendapatakan legalitas, baik izin pertambangan rakyat (IPR) dan wilayah pertambangan rakyat (WPR) tersebut, telah lama disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan juga Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Seiring dengan hal tersebut, APRI Pohuwato, Senin (29/03), menemui Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga dan meminta Pemerintah Kabupaten Pohuwato serius dalam mengawal proses legalitas tambang rakyat.

“Pemerintah harus serius mengawal legalitas ini, karena banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya di pertambanga. Disamping itu, Kami juga Memohon Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk bermohon ke Pemerintah Pusat, agar Pengurusan Izin Penambangan Galian C dikembalikan ke Daerah dalam rangka mempermudah urusan masyarakat,” tegas Ketua APRI Pohuwato, Limonu Hippy, usai bertemu Bupati Pohuwato.

Bupati Pohuwato menerima kunjungan pengurus APRI

Kepada Bupati, APRI juga mengungkapkan kekecewaan masyarakat penambang yang menilai penertiban terhadap alat berat di Pohuwato hanya selalu tertuju pada aktivitas pertambangan. Padahal menurut mereka, ada aktivitas lain yang juga ilegal dan menggunakan alat berat.

Karena itu, APRI Meminta kepada Bupati Pohuwato serta aparat penegak hukum untuk berlaku adil terhadap masyarakat penambang.

“Dalam hal penertiban aktivitas tambang dengan alasan tanpa izin atau ilegal, maka harus diperlakukan secara adil. Semua aktivitas di Daerah ini, yang namanya ilegal atau tanpa izin juga harus di adakan penertiban, tak terkecuali alat berat yang membabat hutan mangrove di kawasan huta lindung dan cagar alam yang sejak dahulu sampai sekarang sampai sekarang masih berlangsung,” tegas Limonu Hippy

Pada kesempatan tersebut, APRI juga memberikan saran kepada Bupati Pohuwato untuk melaksanakan Forum Grup Diskusi (FGD) dalam rangka mendiskusikan permasalahan di Pohuwato.

“baik masalah tambang, Tambak, Pertanian, Lingkungan serta masalah ekonomi dan sosial kemasyarakatan di Pohuwato, agar beroleh pokok-pokok pikiran yang soluktif dan konstruktif dalam menyikapi persoalan yang ada,” terang Ketua APRI, Limonu Hippy.

Menurut Ketua APRI Pohuwato Limonu Hippy ada beberapa hal Permohonan mereka ajukan kepada Bupati Pohuwato diantaranya :

  1. Memohon keseriusan Pemda Pohuwato dalam mengawal proses legalitas tambang rakyat di Kabupaten Pohuwato.
  2. Memohon Pemda Pohuwato untuk bermohon ke Pemerintah Pusat, agar Pengurusan Izin Penambangan Galian C dikembalikan ke Daerah dalam rangka mempermudah urusan masyarakat terkait dengan hal itu.
  3. Menyarankan kepada Pemda Pohuwato untuk melaksanakan Forum Grup Diskusi (FGD) dalam rangka mendiskusikan permasalahan di Pohuwato, baik masalah tambang, Tambak, Pertanian, Lingkungan serta masalah ekonomi dan sosial kemasyarakatan di Pohuwato, agar beroleh pokok-pokok pikiran yang solutif dan konstruktif dalam menyikapi persoalan yang ada.
  4. Memohon kepada Pemerintah Daerah agar dalam hal penertiban aktivitas tambang dengan alasan tanpa izin/ilegal, maka harus diperlakukan secara adil. Semua aktivitas di Daerah ini, yang namanya ilegal/tanpa izin juga harus di adakan penertiban, tak terkecuali alat berat yang membabat hutan mangrov di kawasan HL dan CA yang sejak dahulu sampai sekarang masih berlangsung.










Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *