STOP SALAHKAN PENAMBANG RAKYAT! – Edukasi dan Zonasi, Kunci Keadilan Pertambangan Rakyat

RAKYAT – Sebuah mayoritas di Republik Indonesia. Namun, dewasa ini justru “pakem” itu terjungkir balik, dimana penguasa seolah bertindak sebagai mayoritas, dan rakyat menjadi minoritas. Hal ini juga lantas terjadi di kehidupan para penambang rakyat.

Di antara hidup dan mati mencari rupiah, seringkali para penambang rakyat abai terhadap keselamatan diri serta rekan-rekannya. Teracuni merkuri, tertimbun tanah, sesak nafas, dan menerima makian dari masyarakat luas yang seringkali mempersalahkan mereka, lantaran dinilai sebagai perusak lingkungan.

Melihat dengan dua sudut pandang, bagaimana meresapi diri menjadi seorang penambang rakyat. Tentu sebagai masyarakat yang sudah tebal dompetnya, sebenarnya kita tidak dapat me-retorika hidup para penambang rakyat. Apakah pernah terlintas jika kita lahir di lingkungan mereka, yang seolah tidak ada jalan hidup lainnya, selain menjadi pekerja tambang rakyat?

Mudahnya, berbicara keadilan di tengah para penambang rakyat, mereka sangat terbatas untuk mendapatkan akses edukasi mengenai kehidupan di luar profesinya sendiri, bahkan edukasi menyeluruh untuk profesi sebagai penambang rakyat itu sendiri, terhitung juga sangat minim.

Menelaah lebih dalam untuk, pemerintah sebenarnya dapat membenahi hal ini dengan memberikan edukasi secara mendalam dan bebas biaya mengenai dunia pertambangan, kepada para penambang rakyat. Seraya meminjamkan fasilitas yang baik untuk kemajuan mereka, dengan cara memberikan zona tambang bagi mereka menekuni dan mendapatkan manfaatnya.

CR Paramayuda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *