Siapa Orang Penting Dibalik Layar Pengurusan AMDAL PT. Kadji Gold Nusantara Di Tiga Lokasi

Penulis | Paramayudha Adhika.S.Hum | Wartawan NSM

JAKARTA – Dalam rangka membangun jembatan antara penambang rakyat dengan pemerintah di lingkungan pertambangan, PT. Kadji Gold Nusantara (KGN) akan mengurus Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) usaha Pertambangan Rakyat di tiga daerah. Yaitu di Pohuwato, Provinsi Gorontalo, serta Dongi-Dongi dan Lambunu yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah.

“ PT. Kadji Gold Nusantara (KGN) akan mengurus AMDAL usaha Pertambangan Rakyat di tiga daerah, “ ujar Direktur HLP PT. KGN, Agus Floureze, usau kunjungan ke Kantor Adat Dongi-Dongi (24/4).

Selain itu Agust turut menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah melakukan survei di Pohuwato terhadap lahan seluas 100 hektar, dan dua lokasi lainnya, yaitu Lambunu seluas 100 hektar, dan Dongi-Dongi yang memiliki luas 1.500 hektar. Ia pun sangat optimis dengan usahanya ini, dimana ia percaya Pemerintah Daerah dan Masyarakat Penambang tidak akan mempersulit rencana dirinya untuk mengurus AMDAL.

” Intinya kan sederhana, kalau dapat dukungan masyarakat dan Pemerintah, masalah AMDAL tidak akan dipersulit, ” tegas Agus yang pernah menjabat sebagai Ketua HMI (24/4).

Lebih lanjut, Agus yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LBH Phasivic Jakarta Pusat menegaskan, ia tidak menggunakan cara yang menyimpang maupun cara-cara yang khusus. Dimana pria yang juga berperan sebagai Komisaris Utama PT. Nasional Suara Merdeka ini, mengaku hanya menggunakan jalur atau prosedural biasa, yang sesuai dengan Undang-Undang Minerba.

” Yang penting kita aktif, permasalahan apapun dan seberat apapun pasti ada jalan keluar nya, “ ujar Agus Floureze (24/4).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *