Menteri Ketenagakerjaan Tegaskan THR Keagamaan Cair Sebelum H-7 Lebaran

Jakarta– Kementerian Ketenagakerjaan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Dalam Surat Edaran tersebut, Menaker Ida Fauziyah mewajibkan pengusaha untuk membayar THR Keagamaan secara penuh kepada pekerja/buruh sebelum H-7 lebaran.

“Saya mau sampaikan untuk kesekian kalinya bahwa sebelum saya mengeluarkan surat edaran ini kami telah melakukan diskusi dengan stakeholder yang ada di LKS Bipartit maupun di Deppenas,” ujar Menaker Ida Fauziyah dalam kanal youtube Kementerian Ketenagakerjaan RI (26/4/2021).

Dalam Surat Edaran tahun ini, bagi perusahaan yang tidak mampu membayar THR tepat waktu diperintahkan untuk membuktikan dengan laporan keuangan internal secara transparan dan dilaporkan kepada disnaker setempat paling lambat tujuh hari sebelum THR Keagamaan.

“Pada masa itu darurat covid-19, sementara tahun ini masa kita melakukan pemulihan,” ujar Ida Fauziyah ketika menjelaskan perbedaan THR tahun lalu dan tahun 2021. Ida Fauziyah menyampaikan bahwasannya memang ada perbedaan isi Surat Edaran tahun lalu dan tahun 2021 ini.

Pada tahun lalu, bagi perusahaan yang terkena dampak Covid-19 dan tidak mampu membayar THR diperintahkan untuk melakukan dialog atas kesepakatan waktu dan cara pembayaran dapat ditunda sampai akhir tahun 2020. Sedangkan pada THR 2021 ini, Ida menyampaikan bahwa perusahaan yang terdampak Covid-19 dapat menyepakati waktu pembayaran THR H-1 sebelum Hari Raya. Pada Surat Edaran tahun lalu dilakukan secara bripatit, sedangkan tahun ini dilakukan secara bripatit dengan bukti Laporan Keuangan.

“Mekanisme pembayaran bagi yang terdampak covid-19 ditunda sesuai kesepakatan namun paling lama dibayar desember 2020. Kalau sekarang H-1,” pungkas Menaker Ida Fauziyah.

Ida Fauziyah menyampaikan harapannya agar adanya kepatuhan dari para pengusaha untuk membayar Tunjangan Hari Raya ini. Pemerintah berharap pembayaran THR ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi masyarakat dengan tujuan akhir bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Prastika Dwi Kusumah-NSM

sumber foto: instagram @idafauziyahnu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *