SUARA
MERDEKA
June 18, 2021

Minimnya Sosialisasi Program Jadi Kendala Pembagian KUR Yang Tidak Merata di Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM RI memastikan Pemerintah kembali memberikan stimulus tambahan subsidi bunga KUR pada masa Covid-19 sebesar 3 persen sampai dengan 30 Juni 2021.

Bahkan, ada kemungkinan subsidi bunga KUR diperpanjang sampai dengan 31 Desember 2021, sehingga debitur KUR yang memenuhi persyaratan hanya akan dibebankan bunga sebesar 3 persen.

Program stimulus tambahan subsidi bunga KUR pada masa Covid-19 sebesar 3 persen ini mulai berjalan sejak 1 Januari 2021.

Debitur yang memenuhi persyaratan akan diajukan oleh Penyalur KUR sehingga mengurangi beban bunga yang ditanggung oleh debitur KUR.

Namun, nyatanya di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala serta tantangan dalam penyaluran KUR di masyarakat.

Suara-Merdeka.com berusaha menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Namun, Menteri Teten meminta untuk mengubungi
Asisten Deputi Bidang Pembiayaan Usaha Mikro, Kementerian Koperasi dan UKM RI Irene Swa Suryani.

Dalam kesempatan sesi wawancara, Irene mengungkapkan sejumlah kendala serta tantangan yang dihadapi Kementerian Koperasi dan UKM sehingga KUR tidak merata di seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Irene, masih banyak UMKM yang belum mendapatkan informasi mengenai program KUR.

Selain itu, katanya, masih adanya perbedaan persepsi antara UMKM, Pemerintah Daerah dan Penyalur KUR.

“Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan pendampingan baik dari penyalur KUR, Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah,” kata Irene kepada Suara-Merdeka.com, Senin (3/5/2021).

Oleh karena itu, debitur yang memenuhi persyaratan akan diajukan oleh Penyalur KUR sehingga mengurangi beban bunga yang ditanggung oleh debitur KUR.

“Terkait dengan penyaluran KUR, dapat disampaikan bahwa KUR adalah kredit yang harus diajukan oleh UMKM yang membutuhkan pembiayaan kepada pihak Penyalur KUR,” ucap Irene.

“Kemudian pihak Penyalur KUR akan menganalisis kelayakan usaha dari UMKM tersebut,” jelasnya.

Penulis : Septriana (Kementerian Koperasi)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *