SUARA
MERDEKA
June 18, 2021

Perampingan Struktural Alasan Utama Mentri BUMN mencopot Farida Mokodompit

Jakarta, suara-merdeka.com- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak susunan direksi PT Perikanan Nusantara atau Perinus (Persero).

Hal tersebut diketahui berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku Pemegang Saham PT Perikanan Nusantara dengan Nomor Sk-138/MBU/04/2021 tertanggal 29 April 2021 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan.

Dalam keputusan tersebut, Erick memberhentikan Farida Mokodompit dari posisi Direktur Utama Perinus. Sebagai gantinya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menunjuk Sigit Muhartono. Sigit bukan merupakan wajah baru di BUMN, sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Perinus, Sigit pernah duduk di posisi Direktur Kargo di PT Garuda Indonesia Tbk pada 2016 hingga 2018 lalu.

Erick, menyampaikan dalam keputusan tersebut akan terjadi perampingan struktur organisasi di Perinus. Saat ini, hanya ada posisi Direktur Utama dan Direktur Operasional dan Pemasaran di tubuh Perinus. Selanjutnya posisi Direktur Operasional dan Pemasaran Perinus masih diduduki oleh Primawan Bardi.

Dengan adanya perombakan tersebut, maka susunan dewan komisaris dan direksi Perinus yang baru adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Slamet Soebjakto
Komisaris: M. Riza Adha Damanik
Komisaris Independen: Andre J.O. Sumual
Dewan Direksi

Direktur Utama: Sigit Muhartono
Direktur Operasional dan Pemasaran: Primawan Badri.

Dalam acara webinar, Erick Thohir ingin berencana menggabungkan PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus dengan Perum Perikanan Indonesia atau Perindo.

Sebab, dua perusahaan plat merah tersebut diketahui bergerak dalam bidang yang sama, yakni industri perikanan.

“Untuk perikanan, Perinus dan Perindo ini kita sedang pelajari. Ngapain kita ada dua perusahaan ikan, ya lebih baik satu saja,” ujar Erick dalam webinar, Kamis (19/11/2020).

Jika nantinya kedua perusahaan tersebut bergabung, Erick menyampaikan perusahaan tersebut tidak akan menjadi pesaing bagi para nelayan. Diharapkan nanti kedepan perusahaan tersebut membantu para nelayan di Indonesia, dalam bentuk fokus utama pada storage dan pemasarannya.

Ubay Dillah Syarif





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *