SUARA
MERDEKA
June 18, 2021

Peringati Momentum Hardiknas, Forum Kesatuan Pelajar Depok Gelar Acara Bertajuk OSIS Care

KOTA DEPOK – Pendidikan merupakan salah satu bagian yang vital dalam perkembangan suatu negara. Hari pendidikan nasional yang diperingati setiap 2 Mei bisa dijadikan momentum untuk dimaknai lebih dalam akan pentingnya arti pendidikan bagi masyarakat Indonesia khususnya generasi muda.

Berangkat dari hal tersebut, Forum Kesatuan Pelajar Depok (FKPD) menggelar acara bertajuk OSIS Care pada Minggu (02/05/2021) di Taman Baca Adwa Adiba, Sukamaju Baru, Kota Depok, Jawa Barat.

Hadir pula dalam acara tersebut Tuti Purwanti selaku pendiri Taman Baca Adwa Adiba, Baldan Fathullah selaku penulis Meraih Asa Di Tengah Badai , Sativa Trimaraeni selaku Duta Baca Jawa Barat 2021, Ndaru luriadi selaku Duta Baca Kota Depok 2019 serta masyarakat sekitar.

OSIS Care merupakan bentuk kepedulian FKPD kepada masyarakat sekitar khususnya dalam dunia literasi. Kegiatan berbagi di bulan Ramadhan yang tak hanya berbagi takjil berbuka puasa, namun berbagi ilmu dan pengalaman, menarik perhatian teman-teman kecil Adwa Adiba untuk hadir dan larut dalam acara tersebut.

Berawal dari materi kesehatan tentang sikat gigi oleh FKFD, setelah itu mewarnai dan menulis cita-cita lalu sharing dari SPG (Sedekah Pagi Gratis), di akhiri dengan bedah buku Meraih Asa Ditengah Badai.

“OSIS Care itu OSIS berbagi, jadi dari FKPD ini ada kegiatan ramadhan nya dan itu dari kita sendiri, tapi alhamdulillah kita juga dapat dukungan dari donatur juga dari komunitas SPG (Sedekah Pagi Gratis),” ujar Bagus Amirul Nur Cahyo selaku ketua FKFD.

Sementara itu Ndaru luriadi mengungkapkan organisasi yang baik adalah organisasi yang kembali kepada masyarakat dan memberi manfaat kepada masyarakat sekitar.

“Mungkin banyak organisasi-organisasi di sekolahan segala macam. Tapi pada akhirnya itu tidak berguna jadi apa apa kalau tidak terjun juga ke masyarakat,” katanya.

Baldan Fathullah mengharapkan pendidikan non formal lebih diperhatikan lagi. Menurutnya taman baca yang ada ini sangat berpengaruh pada peningkatan minat baca masyarakat.

“Bukan hanya pendidikan formal, pendidikan non formal ini lebih diperhatikan gerakannya. Karena taman baca masyarakat ini sangat benar-benar berpengaruh pada peningkatan minat baca masyarakat,” paparnya.

“Secara umum bukan lagi manusianya yang tidak mau baca, tapi akses bacaannya yang tidak merata. Pemerintah memperhatikan ini, memfasilitasi” tambahnya.

Sativa Trimaraeni menjelaskan taman baca sangat penting perannya untuk generasi muda. Kegiatan-kegiatan yang ada taman baca merupakan kegiatan positif yang mampu menghindari generasi muda tergerus ke hal negatif.

“Yang dibutuhkan itu sebenarnya wadahnya ini, wadahnya anak-anak untuk mereka belajar disitu. Coba ada wadah seperti ini apa mungkin mereka berkeliaran di jalanan,” pungkasnya.

Sudrajat





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *