NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 27, 2021

Program Vaksinasi Pemerintah Belum Sepenuhnya Tercapai Ditengah-tengah Geliatnya Pasar Tanah Abang

JAKARTA– Situasi terkini 3 mei 2021, jelang hari raya idul fitri, di blok A dan B Pasar Tanah Abang Jakarta pusat ramai dipadati pengunjung, terlebih ratusan pedagang yang sudah divaksinasi tahap 2 oleh pemda DKI Jakarta pada februari lalu.

Hal ini tentu berdampak terhadap transaksi jual beli di pasar tanah abang yang terus menggeliat. Terkait dengan protokol kesehatan dan vaksinasi yang sudah dilakukan pemerintah,

Menurut Karen salah satu pegawai toko baju Muslim di blok A pasar Tanah Abang, “tidak semua pedagang disini divaksin. Tidak wajib. Sedangkan tentang protokol kesehatan seperti jaga jarak saja” Ujarnya singkat.

Hal ini akibat dari masih banyaknya masyarakat yang takut terhadap vaksinasi. Hal senada juga disampaikan oleh pak Ruki, salah satu pedagang minuman di area pasar Tanah Abang, “vaksinasi itu kan cuman kewajiban sama pemerintah, bukan sama Tuhan Yang Maha Esa.” ujarnya tegas.


Dengan masih banyaknya anggapan miring masyarakat terkait vaksinasi, hal ini justru membuat program vaksinasi pemerintah semakin rumit. Kondisi demikian sebanding lurus dengan fakta bahwa masih ada beberapa pengunjung baik dewasa, anak-anak dan pedagang yang tidak terlalu peduli atau tidak tepat dalam penggunaan masker saat berkomunikasi.

Woro-woro protokol kesehatan dari pihak Pasar Tanah Abang khususnya dan yang selalu digaungkan oleh pemerintah pun seakan terabaikan. Ada juga beberapa tenant memberlakukan promosi diskon atau cuci gudang yang notabene mampu menarik pengunjung berdesakan untuk datang.

Hal tersebut tentunya tidak bisa disalahkan.
Terkait dengan hal ini, pemerintah mestinya bertanggung jawab untuk terus melakukan pendekatan-pendekatan persuasif terhadap masyarakat terkait vaksinasi dan protokol kesehatan di masa pandemi yang belum berakhir ini.

Pewarta : Andri Al Victor Sopi











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *