August 16, 2022

Jelang Larangan Mudik, Jumlah Pemudik di Terminal Lebak Bulus Melonjak 115 Persen

JAKARTA – Lonjakan jumlah pemudik di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tercatat meningkat hingga 115 persen. Jika pada hari biasa jumlah orang yang mudik sekitar 200 orang, kini melonjak drastis menjadi 431 orang pada Minggu 2 Mei 2021 atau tiga hari sebelum larangan mudik.

“Puncaknya sepertinya pada Sabtu dan Minggu kemarin. Sekarang sudah mulai melandai,” ujar Kepala Satuan Pelaksana Terminal Bus Lebak Bulus Hernanto di Lebak Bulus, Selasa (4/5/2021), dikutip dari Antara.

Hermanto mencatat, selama Sabtu dan Minggu hanya ada penumpang berangkat dan nihil penumpang yang turun pada masa pengetatan mudik.

“Pada Sabtu 1 Mei 2021, jumlah pemudik yang berangkat mencapai 375 orang yang dilayani 50 bus dengan tujuan sejumlah kota di Pulau Jawa, sedangkan pada Minggu 2 Mei 2021, pemudik dilayani 65 bus dengan memberangkatkan 431 orang penumpang,” rincinya.

Hingga Selasa (4/5/2021), terminal yang disebut juga Terminal Lintas Pasar Jumat itu masih didatangi sejumlah pemudik, namun jumlahnya tidak sebanyak akhir pekan lalu.

Hernanto juga menjelaskan jika terminal Bus Lebak Bulus pada masa larangan mudik akan ditutup sementara mulai tanggal 6-17 Mei 2021.

Pihaknya mengaku akan memasang “portal barrier” atau “traffic cone” (pembatas) di pintu masuk dan keluar terminal yang berada di Jalan Ciputat Raya, Lebak Bulus itu.

Sebelumnya, pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah resmi mengeluarkan aturan tambahan terbaru yang termuat dalam Adendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021.

Adendum tersebut menjelaskan tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan upaya pengendalian penyebaran COVID-19 selama Bulan Suci Ramadan 2021.

Pemerintah melarang layanan angkutan mudik semua moda transportasi pada 6-17 Mei 2021. Sebelum mudik dilarang, pemerintah memberlakukan pengetatan pelaku perjalanan mulai 22 April hingga 5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021.

Sudrajat











Leave a Reply

Your email address will not be published.