NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 29, 2021

Menhan Apresiasi MOU Pemberian Santunan dan Bantuan Pendidikan Bagi Putra-Putri Awak Kapal KRI Nanggala-402

JAKARTA – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP) Kementerian Pertahanan dengan PT Priamanaya Energi tentang Pemberian Santunan dan Bantuan Biaya Pendidikan Putra Putri Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402.

Perjanjian Kerjasama tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua YPPSDP Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun dengan Direktur Utama PT Priamanaya Energi Raditya Priamanaya Djan, Senin (3/5) di Kementerian Pertahanan, Jakarta.

Acara tersebut juga disaksikan oleh Presiden Komisaris PT Priamanaya Energi Djan Faridz, Wamenhan M Herindra serta beberapa pejabat di lingkungan Kementrian Pertahanan RI.

Usai penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut, Menhan menyampaikan penghargaannya kepada seluruh jajaran PT Priamanaya Energi atas perhatiannya yang besar menyalurkan santunan dan bantuan untuk putra – putri awak kapal selam KRI Nanggala-402, melalui yayasan yang dibina oleh Kemhan.

YPPSDP sendiri adalah yayasan dibawah Kemhan yang melaksanakan kegiatan mendukung kesejahteraan perumahan, pendidikan Prajurit dan juga melaksanakan penelitian pengembangan potensi sumber daya pertahanan.

Lebih lanjut dikatakan Menhan, Pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi telah memberikan perhatian yang sangat besar kepada seluruh keluarga Awak Kapal KRI Nanggala-402, mulai dari pemberian rumah dan juga bantuan beasiswa pendidikan.

Kemhan juga berupaya memberikan perhatian kesejahteraan untuk seluruh keluarga yang ditinggal oleh prajurit awak kapal selam KRI nanggala-402, yang telah berkorban di medan tugas.

“Baru saja kita mengalami musibah besar hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala-402. Tentunya musibah ini merupakan sebuah resiko sebagai prajurit. Tetapi bagaimanapun merupakan panggilan bagi pemimpin untuk memikirkan kesejahteraan dan kebaikan bagi keluarga yang ditinggal oleh prajurit kita, manakala prajurit kita harus berkorban di medan tugas,” ujar Menhan Prabowo Subianto.

“Kemhan sudah mengambil langkah-langkah melalui YPPSDP dan lembaga-lembaga yang berada di bawah Kementerian Pertahanan, untuk membantu dan mengurus keperluan pendidikan anak-anak dari awak kapal KRI Nanggala-402,” pungkasnya.

Sudrajat











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *