NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 24, 2021

Pengelola Pusat Perbelanjaan Bersedia Ditutup Jika Pengunjung Tak Bisa Dikendalikan

JAKARTA– Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta berpesan, agar pengelola pusat perbelanjaan berkomitmen untuk bersedia ditutup sementara oleh Satgas Penanganan Covid 19 apabila pengunjung yang datang tidak bisa dikendalikan.

” Hal itu untuk antisipasi sebaran Covid-19 yang masuk di Jawa Timur. Para pengelola pusat perbelanjaan siap bersinergi dengan TNI, Polri, Pemprov Jatim dan Satgas Penanganan Covid 19 untuk bersama sama mencegah penularan covid 19,” ujar Kapolda Jatim.

Penegasan itu dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 dan antisipasi kerumunan di bulan Ramadhan – Idul Fitri.

Menurut Kapolda, bahwa hasilnya pengelola pusat perbelanjaan sepakat untuk membatasi jumlah pengunjung dengan cara menerapkan buka tutup waktu belanja apabila jumlah pengunjung sudah mencapai 50% dari kapasitas pusat perbelanjaan.

Selain itu, setiap pengelola pusat perbelanjaan akan menyediakan tempat khusus atau posko di lokasi yang strategis untuk Satgas Penanganan Covid 19 agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.

Sebagaimana diketahui, Forkopimda Jatim yaitu Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya dan Sekda Prov Jatim melakukan pengecekan Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di Pusat Perbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya, Selasa (4/5/2021).

Hadir dalam kegiatan, Danrem 084/BJ, Asops Kodam V/Brawijaya, Karoops Polda Jatim, Dirsamapta Polda Jatim, Dirintelkam Polda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim, Dirbinmas Polda Jatim, Dansat Brimob Polda Jatim, Kabiddokkes Polda Jatim dan Kasat Pol. PP Pemprov Jatim.

 “ Kami sore ini bersama Pangdam V/Brawijaya dan Sekda Prov. Jatim melaksanakan Pengecekan Penerapan Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya,” kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan terlaksananya Penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan oleh manajemen pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza bersama personil TNI, Polri dan Pemprov Jatim sekaligus sebagai antisipasi kebiasaan masyarakat untuk berbelanja pada saat menjelang lebaran Idul Fitri.

Lebaih lanjut Kapolda menyampaikan , bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh 39 Satwil di jajaran Polda Jawa Timur dengan sasaran pusat perbelanjaan, pasar tradisional dan tempat wisata. Salah satunya adalah Polrestabes Surabaya yang telah melaksanakan rapat koordinasi dengan pengelola pusat perbelanjaan di Kota Surabaya untuk mengantisipasi lonjakan penularan Covid 19.

“Ini antisipasi kerumunan dan sebaran Covid-19  menjelang lebaran Idul Fitri 2021,” ujarnya.











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *