NASIONAL
SUARA MERDEKA
January 23, 2022

Rig Pemboran Sumur Panas Bumi Cisolok-Sukarame Dimodifikasi

Jakarta – Modifikasi Rig Hydraulic tengah dilakukan oleh Badan Litbang Kementerian ESDM. Alat yang dimiliki oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (PPPTMGB) LEMIGAS ini akan dimodifikasi agar mampu melakukan pengeboran dan corong deep slim hole sumur panas Bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Cisolok-Cisukarame, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Modifikasi peralatan ini ditargetkan akan selesai pada pertengahan Mei 2021, dan siap untuk digunakan pada semester II Tahun 2021.

Setyorini Tri Hutami selaku Kepala PPPTMGB LEMIGAS menjelaskan, Rig yang mengantongi Surat Izin Layak Operasi (SILO) pada Tahun 2014 ini berkapasitas penggerak Engine Caterpilar C-13 dengan kekuatan 440 horse power. Rig tersebut memiliki gigi ganda (double gear), yaitu low gear dan high gear. Low gear sendiri bekerja pada Rated Torque 17.000 NM dan rotating speed 0-200 rpm, sedangkan high gear bekerja pada Rated Torque 4.000 NM dengan rotating speed 0-600 rpm.

“Kelebihan Rig tersebut adalah, penggunaan sistem transmisi hidrolik untuk memudahkan pemboran dan mampu mengangkat beban (lifting load) hingga 60 ton” imbuh Rini.

Tim Kementerian ESDM yang dipimpin oleh Plt Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana dan Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono pada akhir Maret 2021 telah melakukan koordinasi rencana pelaksanaan pemboran dan coring sumur slim hole tersebut menggunakan Rig Hydraulic LEMIGAS. Ini merupakan salah satu upaya keseriusan Pemerintah dalam mengembangkan energi panas Bumi untuk pembangkit listrik.

Potensi panas Bumi Indonesia diperkirakan sekitar 24 GW, namun itu baru bisa dimanfaatkan sekitar 2.13 MW atau kurang dari 10 persen, dan tahun ini Pemerintah akan melakukan pemboran eksplorasi panas Bumi di dua lokasi Nage, Ngada NTT dan Cikakak, Cisukarame, Sukabumi Jawa Barat. Tim dari Kementerian ESDM sedang menyiapkan infrastruktur dan perizinan eksplorasi WKP Cisolok-Cisukarame sejak Tahun 2020, dan diharapkan siap di akhir Mei 2021.

WKP Cisolok-Cisukarame ini berada di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Sumur panas Bumi yang akan dibor sebanyak 2 titik, yaitu CK-1 dan CK-2. Pemboran sumur CK-1 dijadwalkan pada bulan Juli-September 2021, sedangkan sumur CK-2 menyusul pada bulan Oktober-Desember 2021.

Semua ini merupakan program lanjutan dari program Government Drilling, dengan tujuan untuk mengurangi tingkat resiko eksplorasi panas Bumi, dan salah satu skema dalam pengembangan eksplorasi panas Bumi agar lebih menarik minat investor. Resiko pengembangan panas Bumi di hulu yang selama ini ditanggung oleh investor, kini menjadi bagian dari tanggung jawab Pemerintah. Hal ini dilakukan agar mampu menarik minat investor dan mampu menurunkan harga jual listrik dari panas Bumi.

Oleh Trisna Bayu Windya











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *