NASIONAL
SUARA MERDEKA
January 23, 2022

Lakukan Identifikasi dan Pemantauan, DEN Antisipasi Krisis dan Darurat Energi

Jakarta – Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) melakukan koordinasi dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pertamina untuk mengantisipasi kondisi krisis dan darurat Bahan Bakar Minyak (BBM), serta Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Rapat koordinasi ini berlangsung di kantor Pertamina regional Sulawesi, Makassar, Sulawesi Selatan dan konferensi video ini merupakan pelaksanaan tugas DEN untuk menetapkan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis energi atau darurat energi, sebagaimana diamanatkan dalam UU No.30 Tahun 2007 tentang Energi.

Menurut Daryatmo Mardiyanto selaku koordinator anggota DEN, pelaksanaan tugas itu melakukan identifikasi tentang kondisi persediaan kebutuhan energi, khususnya BBM dan LPG.

“Untuk mengantisipasi krisis energi, DEN perlu melakukan identifikasi kondisi persediaan kebutuhan energi khususnya BBM dan LPG, hal ini tertuang dalam Perpres No.41 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penetapan dan Penanggulangan Krisis Energi atau Darurat Energi.” Kata Daryatmo Mardiyanto.

Pada kesempatan ini, anggota DPR RI Andi Yuliani Paris juga menyampaikan, DEN dapat berperan untuk bisa membangun sistem mitigasi kondisi energi yang kuat di lingkungan Pemerintahan maupun Badan Usaha agar tidak terjadi krisis energi. “Sistem mitigasi ini perlu dikembangkan, mengingat kondisi geografis Indonesia sangatlah luas dan terdiri dari ribuan pulau.” Tambah Andi Yuliani.

Sementara itu, menurut Patuan Alfon Simanjuntak selaku Direktur BBM BPH Migas mengatakan, untuk mendukung ketahanan energi pada sumber daya minyak Bumi di Indonesia diperlukan penyediaan cadangan BBM. “Selain itu, untuk menjamin kontinuitas pasokan BBM, badan usaha perlu menyediakan cadangan operasional BBM.” Ungkap Alfon.

Dalam hal ini, Pertamina pun berkomitmen untuk turut serta mendukung antisipasi kondisi krisis atau darurat energi khususnya BBM dan LPG. “Ya kami (Pertamina) akan terus melakukan upaya antisipasi tersebut untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional pada aspek availability, acceptability, accessability, affordability, dan sustainability.” Kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Oleh Trisna Bayu Windya











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *