NASIONAL
SUARA MERDEKA
August 5, 2021

Bicellum Brasieri, Fosil Tertua di Dunia Usianya 1 Miliar Tahun

Dunia – Penemuan salah satu mata rantai yang hilang dalam evolusi hewan setelah menemukan fosil tertua sejagat di Dataran Tinggi Skotlandia yang diteliti oleh para ilmuwan. Fosil organisme berumur satu miliar tahun ini merupakan hewan multisel paling awal yang pernah tercatat dengan dua tipe sel berbeda.

Penemuan ini menjadi bukti bahwa evolusi diawali sejak satu miliar tahun yang lalu. Kemungkinan evolusi terjadi di danau air tawar bukan di lautan. Fosil ini ditemukan oleh Tim Ilmuwan University of Sheffield dan Boston College di AS. Profesor Charles Wellman dari Departemen Ilmu Hewan dan Tumbuhan di University of Sheffield, salah satu peneliti utama dalam penelitian tersebut.

“Asal mula multiseluleritas kompleks dan asal mula hewan dianggap sebagai dua peristiwa terpenting dalam sejarah kehidupan di bumi. Penemuan kami memberikan cahaya baru pada keduanya,” papar Wellman dilansir iNews.co.uk.

Fosil diberikan nama Bicellum brasieri. Hasil penelitian dapat diakses pada  jurnal Current Biology. Fosil tersebut mengungkapkan wawasan baru tentang transisi organisme bersel tunggal menjadi hewan multisel yang kompleks. Selain itu, fosil ini menunjukkan organisme yang terletak di antara keduanya.

Para ilmuwan menemukan fosil tua ini di Loch Torridon di Dataran Tinggi Barat Laut. Dari penemuan tersebut, mereka dapat mempelajari pengawetan pada fosil yang luar biasa, memungkinkan mereka untuk menganalisisnya pada tingkat seluler dan subseluler.

“Penemuan fosil baru ini menunjukkan kepada kita bahwa evolusi hewan multisel telah terjadi setidaknya satu miliar tahun yang lalu dan bahwa peristiwa awal sebelum evolusi hewan mungkin terjadi di air tawar seperti danau, bukan di lautan,” jelas Wellman.

Ilmuwan lainnya, seperti Profesor Paul Strother dari Boston College menambahkan keterangan terkait hal baru yang ditunjukkan oleh fosil ini. Paul menjelaskan para ahli biologi sebelumnya telah berspekulasi bahwa asal mula hewan termasuk penggabungan dan penggunaan kembali gen-gen sebelumnya yang telah berevolusi sebelumnya dalam organisme uniseluler.

Paul menambahkan bahwa  yang terlihat di Bicellum adalah contoh dari sistem genetik, yang melibatkan adhesi sel-sel dan diferensiasi sel. Hal tersebut mungkin telah dimasukkan ke dalam genom hewan setengah miliar tahun kemudian.

Tim peneliti juga berharap sekarang dapat memeriksa dan menemukan fosil-fosil lain yang lebih menarik. Harapan lain ada fosil-fosil  yang bisa memberikan lebih banyak wawasan tentang evolusi organisme multisel.











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *