NASIONAL
SUARA MERDEKA
August 5, 2021

Munculnya Batu Hijau di Antartika, Apakah ini Peringatan bagi Masa Depan Umat Manusia?

Sumber Foto : Christine Siddoway

JAKARTA– Antartika tidak lepas dari segala keunikannya. Baru-baru ini ilmuwan menemukan batu kecil yang terlihat seperti batu biasa. Batu ini dikenal dengan sebutan dropstone atau potongan puing-puing yang dilapisi es. Ciri-ciri batu ini adalah berukuran kecil, warnanya agak kehijauan dan memiliki dimensi terpanjang sekitar empat sentimeter.

Proses perjalanan pembentukan batu ini berawal dari terkikisnya gletser dari Benua Antartika, kemudin terbawa dalam es yang mengalir dalam jarak tertentu, lalu terbuang ke lepas pantai akibat adanya aktivitas gunung es. Ilmuwan mengatakan bahwasannya batu hijau kecil ini ditemukan dari lumpur di laut dalam, jauh dari lepas pantai Artartika Barat. Ilmuwan beranggapan seharusnya batu hijau ini tidak berada disana.

Dilansir dari BBC, Christine Siddoway, Profesor Geologi di Colorado College-Amerika Serikat, mengatakan bahwa dalam pengamatannya, batu ini tidak bisa bertahan saat terus-menerus bergerak ke berbagai titik dan mengalami siklus pengendapan serta pergeseran.

“Dan lebih jauh, batu ini mungkin tidak akan bertahan menghadapi interaksi masif antara lapisan es dan batuan dasar. Batu ini akan hancur dan terpisah,” tambah Profesor Geologi di Colorado College-Amerika Serikat ini.

Dengan adanya penggunaan teknik “sidik jari geologi” yang terbaru, para ilmuwan yakin batu ini berasal dari Pegunungan Ellsworth, yakni Pegunungan tertinggi di Benua Antartika.

Penemuan batu hijau ini menjadi teka-teki bagi para peneliti karena letak Ellsworths berada di bagian dalam terjauh Antartika. Menurut para peneliti sangat tidak mungkin batu hijau ini dapat bertahan dibawah lapisan es untuk sampai ke pantai dan hanyut dalam bentuk balok beku, besar dan mengambang.

Prastika Dwi Kusumah, S.Ak. – NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *