NASIONAL
SUARA MERDEKA
August 5, 2021

Buka-bukaan Soal Rencana IPO Holding Pertambangan

Jakarta – Orias Petrus Moedak selaku Direktur Utama PT MIND ID (Persero), buka-bukaan mengenai rencana pelaksanaan Initial Public Offering (IPO) holding pertambangan.

Dalam pernyataannya Orias mengungkapkan, nantinya Inalum Operating dan MIND ID direncanakan bakal di IPO-kan dalam 3 tahun kedepan. Yang menjadi fokus dalam persiapan IPO tahun ini yaitu, pemisahan MIND ID dan Inalum Operating.

“Menteri BUMN sudah menyampaikan mengenai rencana IPO, jadi Inalum akan berdiri sendiri dan MIND ID juga berdiri sendiri. Dari situ kita akan melihat rencana pengembangan ke depan.” Ungkap Orias Petrus Moedak.

Orias juga menambahkan, jika sudah dipisah maka rencana pengembangan ke depan pun dapat lebih dipertajam, dan jika dirasa menarik maka opsi go public akan bisa terwujud. Namu jika tidak, Orias masih tetap optimis dengan pertumbuhan kinerja perusahaan ke depan.

“Kita kan tetap perusahaan yang memiliki rencana besar yang kita lakukan dengan kemampuan yang ada.” Tambah Orias.

Pada tahun ini pihaknya akan berfokus terlebih dahulu pada pemisahan Inalum Operating dan MIND ID, kemudian di tahun selanjutnya IPO Inalum Operating ditargetkan bisa tercapai, lalu setahun setelahnya MIND ID bakal melakukan IPO.

Kementerian BUMN menargetkan, setidaknya ada 14 BUMN yang dapat bergerak di lantai bursa dalam kurun beberapa tahun ke depan. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain, Pertamina International Shipping, Pertamina Geothermal Energy (PGE), Pertamina Hulu, PLTU, Pertamina Hilir, Indonesia Healthcare Corporation, dan Bio Farma Vaksin.

Kemudian masih ada EDC and Payment Gateway Himbara, Pupuk Kalimantan Timur, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), Telkom Data Center, Inalum Operating, MIND ID, dan Logam Mulia.

Rencana IPO perusahaan dan anak usaha BUMN ini memang tengah digalakkan oleh Kementerian BUMN.

Oleh Trisna Bayu Windya











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *