NASIONAL
SUARA MERDEKA
August 4, 2021

Tanggapi Polemik Kedatangan WNA China, Dirjen Imigrasi Kemenkumham: “Kedatangan Para WNA ke Indonesia Hanya Untuk Tujuan Esensial”

JAKARTA – Masuknya kembali warga negara asing (WNA) asal China melalu Bandara Internasional Soekarno Hatta baru baru ini kembali menuai polemik dan protes dari berbagai kalangan. Pasalnya, kedatangan WNA asal China tersebut terjadi disaat Pemerintah sedang gencar gencarnya memberlakukan protokol kesehatan dan larangan mudik bagi warga negaranya sendiri.

Kontroversi yang muncul tersebut membuat pemerintah angkat suara. Melalui Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting, Pemerintah menegaskan bahwa kedatangan WNA China itu hanya untuk kepentingan bekerja di proyek strategis nasional.

“Kedatangan mereka para WNA ke Indonesia hanya diizinkan untuk tujuan esensial, seperti bekerja di proyek strategis nasional, objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan, serta kru alat angkut,” ujar Jhoni di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

“Hingga saat ini, larangan masih berlaku untuk WNA yang ingin berkunjung ke Tanah Air dengan tujuan wisata. Pemerintah juga telah menghentikan sementara pemberian bebas visa kunjungan serta visa on arrival (VoA) sejak awal Maret 2020 untuk mencegah lonjakan penyebaran Covid-19,” lanjutnya.

Jhoni juga menekankan bahwa seluruh WNA asal Cina yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta sudah memenuhi aturan keimigrasian dan aturan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19.

“Penanganan setiap WNA yang datang ke Indonesia telah mengikuti aturan Satuan Tugas Penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Sebelumnya, telah viral Video yang berisi adanya puluhan warga China yang mendarat di Bandara Soekarno Hatta pada Selasa 4 Mei 2021 sore. Dalam video tersebut, setibanya di bandara warga China langsung dijemput menggunakan bus.

Tersebarnya video tersebut sontak menimbulkan polemik dan perbicangan di masyarakat. Sebab, Pemerintah tengah gencar melarang warga Indonesia untuk mudik. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19. Adapun, pemerintah Indonesia telah resmi melarang mudik termasuk mudik lokal di kawasan aglomerasi.

Sudrajat











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *