NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 24, 2021

Legislator Kutuk Aksi Militer Israel Serang Masjid Al- Aqsa

JAKARTA – Anggota DPR RI, Guspardi Gaus  mengutuk dan  mengecam keras tindakan militer Israel yang menyerang Masjid al-Aqsa dan membubarkan jamaah yang sedang beribadah dengan menggunakan granat kejut dan bom gas pada Sabtu dini hari.

“Tindakan aparat Israel  yang melempar granat kejut ke arah jamaah yang sedang mekakukan shalat tarawih merupakan tindakan keji dan biadab. Israel telah mempertontonkan gerakan zionisme yang anti-HAM dan tidak menghormati agama. Polisi Israel telah mempertontonkan kepada dunia kejahatan luar biasa, brutal dan nyata di luar batas kemanusiaan,”ujar Guspardi di Jakarta, Minggu (9/5/2021).

Menurutnya, Israel sudah sangat keterlaluan dan mereka melakukan  secara berulang. Dari serangkaian aksi teror dan kekerasan yang di lakukan Israel di Palestina, terlihat ada upaya sistematis Israel untuk mengusir warga Palestina dari wilayah Yerusalem Timur. Penggusuran paksa terhadap  rumah-rumah warga Palestina terus terjadi.

Awal Ramadan lalu pihak Israel juga menyabotase azan di Masjid Al Aqsa. Terkini serangan tentara Israel menyerang Masjid al-Aqsa dan membubarkan jamaah yang sedang beribadah menyebabkan sedikitnya 205 warga Palestina dan 17 polisi Israel terluka sebagaimana dilansir The Times of Israel.

Tindakan intimidasi dan teror dari militer Israel sudah sangat keterlaluan dan meningkatkan ketegangan di antara Israel dan Palestina, tutur Legislator PAN ini.

Anggota Komisi II DPR RI itupun mempertanyakan sikap dan peran PBB dalam menyelesaikan konflik yang berkepanjangan antara Palestina dan Israel. Sementara desakan mayoritas negara didunia menginginkan terciptanya perdamaian dan mendorong adanya perlindungan terhadap Masjid Al-Aqsa dan warga palestina.

Kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan tempat suci yang sangat dihormati oleh Umat Islam sedunia. Statusnya sebagai tempat ibadah umat Islam yang dilindungi dan telah ditetapkan sebagai situs warisan budaya dunia oleh UNESCO. Tindakan provokasi terhadapnya bisa memicu kemarahan umat Islam sedunia, sambung Politisi PAN itu.

Oleh karena itu, sudah semestinya PBB, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab, dan Komunitas HAM internasional untuk mengambil langkah responsif dan melakukan konsolidasi untuk menyelamatkan Masjid Al Aqsa dan rakyat palestina dari praktek imperialis dan kolonialisme Israel.

Tindakan tegas  dengan menjatuhkan sanksi kepada Israel terhadap serangkaian tindakan militer yang telah mereka lakukan semestinya ditetapkan sebagai kejahatan perang luar biasa dan pelanggaran HAM berat,  pungkas Anggota Baleg DPR RI tersebut.

Sebelumnya, diberitakan ribuan warga Palestina berhadapan dengan beberapa ratus polisi Israel yang dilengkapi senjata anti huru hara. Ketegangan telah meningkat di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki selama bulan suci Ramadhan.

Bentrokan terjadi setiap malam di Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur, kawasan tempat banyak keluarga Palestina menghadapi penggusuran dalam kasus hukum yang sudah berjalan lama.

Dan pada Sabtu (8/5) dini atau hari Jumat malam waktu setempat, polisi Israel melakukan lagi aksi teror dengan membubarkan jamaah Muslim di dalam area Haram al-Sharif di Masjid al-Aqsa

Penulis: Luki Herdian











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *