NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 27, 2021

Bupati Nganjuk Terjerat Kasus Korupsi, Inilah Tanggapan Gubernur Jawa Timur Khofifah

JATIM– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap kasus Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terduga sebagai tindak pidana korupsi.

“Itu proses KPK. Tentu kami menyerahkan semuanya kepada KPK,” ujar Khofifah ditemui di Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya, Senin, menanggapi operasi tangkap tangan KPK terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

Pada Minggu (9/5/2021), KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat juga salah satu yang terjaring dalam OTT tersebut.

KPK menyebut OTT itu merupakan hasil kerja sama dengan Bareskrim Polri.

Gubernur Khofifah sebagai orang nomor satu di Pemprov Jatim mengimbau dan berharap kepada seluruh kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN) dapat mewujudkan pemerintahan yang bersih.

“Kami berharap semua kepala daerah dan ASN bisa menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik,” ujar gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut berharap.

Sementara itu, usai OTT, petugas KPK memeriksa Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat bersama pihak-pihak lainnya yang turut ditangkap.

Adapun penangkapan Bupati Nganjuk NRH diduga terkait dengan tindak pidana korupsi lelang jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk.

Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang ditangkap tersebut.

“Tim penyelidik akan segera menentukan sikap dalam waktu 1 X 24 jam terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Ia memastikan informasi perkembangan selanjutnya terkait OTT di Nganjuk itu akan segera disampaikan kembali lembaganya.

Pewarta: Dimas Tri Pamungkas











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *