NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 27, 2021

Defisit 60 Triliun, Proyek Pembangunan Tol Trans Sumatera Terhenti

Jakarta, Nasional Suara-merdeka.com Direktur Jenderal Bina Marga Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian secara terbuka menjelaskan ke anggota DPR soal proyek tol trans Sumatera terancam berhenti. Hal itu karena saat ini defisit bantuan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 60 triliun.

Hedy menjelaskan, proyek tersebut agak unik karena berdasarkan Keputusan Presiden. pembangunan jalan bebas hambatan ini sepenuhnya merupakan penugasan. Skema penugasannya kepada Hutama Karya yakni negara membantu bukan dengan dukungan konstruksi melainkan dengan bantuan PMN.

Dengan defisit tersebut, menurut Hedy, jika tidak segera dipenuhi PMN-nya, otomatis proyek pembangunan Tol Trans Sumatera yang sekarang berjalan pun akan berhenti. Oleh karena itu, PUPR tengah berkomunikasi dengan kementerian-kementerian terkait untuk menutup kekurangan Rp 60 triliun bisa dicairkan secara cepat.

Kabar baik mengenai proyek pembangunan tol trans Sumatera, Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Budi Harto optimis target 550 kilometer (km) ruas Tol Trans Sumatera rampung terbangun pada awal tahun 2023. Saat ini sudah ada 7 ruas sepanjang 513 km yang sudah dioperasikan perseroan.

Dengan demikian, menurut Budi, pada awal tahun 2023 Hutama Karya akan mengoperasikan 1.100 km jalan tol Trans Sumatera. Budi menjelaskan, saat ini pemerintah tengah membahas pembangunan jalur utama atau backbone jalan tol Trans Sumatera. Jalur utama Tol Trans Sumatera sendiri terdiri dari trase Betung-Palembang, Jambi, Pekanbaru, kemudian nanti dari Dumai ke atas sampai dengan Medan, lalu ke Aceh.

Jalan Tol Trans Sumatera sebelumnya diklaim bisa menekan biaya logistik hingga mencapai 24,22 persen. Budi sempat menyebutkan tol tersebut menciptakan efisiensi waktu tempuh perjalanan, misalnya dari Lampung ke Palembang dari waktu tempuh yang semula 12 jam menjadi 5 jam.











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *