NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 27, 2021

Tanggapi Polemik Impor Beras, Presiden Tegaskan Tidak Ada Impor Hingga Juni 2021

JAKARTA – Terkait wacana pemerintah untuk mengimpor beras sejumlah 1 juta ton dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia, anggota komisi IV DPR RI Bagus Adi Mahendra Putra menjelaskan polemik impor beras harus disikapi dengan bijak oleh rakyat Indonesia.

Dikutip dari channel YouTube DPR RI, Bagus mengatakan masyarakat tidak perlu panik atau bahkan terprovokasi oleh polemik impor beras. Namun, Bagus mendesak pemerintah memaksimalkan stok beras dalam negeri dan memiliki kajian dasar sebelumnya.

“Jadi saya menghimbau kepada seluruh teman-teman yang ada jangan memprovokasi jangan memanas-manaskan situasi ini,” ujarnya.

“Kita harus berpikiran teduh, berpikiran dingin dan bagaimana masyarakat kita tentram dan damai,” lanjutnya.

Bagus menambahkan, masyarakat dan pemerintah seharusnya saling bahu-membahu dalam membangkitkan ekonomi di masa pandemi ini. Menurutnya situasi pandemi, cuaca ekstrim dan gagal panen menjadi faktor pertimbangan pemerintah untuk mengimpor beras.

“Namanya pemerintah tentunya memiliki kajian-kajian yang bagus, karena kita melihat mungkin sekarang situasinya mungkin kemarau panjang, dengan kemarau panjang kemungkinan akan terjadi kurangnya ketersediaan pangan,” ungkapnya.

Disisi lain, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa tidak ada beras yang akan masuk ke Indonesia. Beliau menjelaskan rencana pemerintah untuk mengekspor beras terjadi dikarenakan ketidakpastian ekonomi disituasi pandemi covid-19.

“Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras masuk ke negara kita,” tegasnya di sekretariat Presiden di istana negara beberapa waktu lalu.

“Oleh sebab itu saya meminta hilangkan perdebatan tentang impor beras, ini justru bisa membuat harga gabah ditingkat petani turun atau anjlok,” tandasnya.

Sudrajat











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *