NASIONAL
SUARA MERDEKA
August 4, 2021

Bakmi Jowo Bu Citro 1 Solo, Bakmi Jowo Kesukaan Keluarga Presiden Jokowi

JAKARTA– Warung Bakmi Jowo Bu Citro 1 Solo, namanya sudah tidak asing lagi ditelinga para penggemar Bakmi Jowo khas Solo ini. Bahkan, keluarga presiden Jokowi sudah menjadi langganan sedari dulu. Dengan rasanya yang khas dan legendaris, warung Bakmi Jowo Bu Citro ini sudah memiliki banyak pelanggan dari dalam kota mau pun luar kota.

Tepatnya di jalan Veteran pada tahun 1968, dengan gerobak dan tenda seadanya warung Bakmi Jowo Bu Citro mulai dirintis. Walaupun hanya bermodalkan tempat seadanya, tetapi karena memiliki cita rasa yang khas warung Bakmi Jowo tersebut banyak dicari pembeli.

Namun, seiring berjalannya waktu resep rahasia Bakmi Jowo ini akhirnya diturunkan kepada anak Bu Citro yakni Ibu Yanti.
Pada tahun 2002, ia bersama dengan suaminya kembali membuka usaha Bakmi Jowo Bu Citro di Jalan Pulanggeni, Tipes, Solo. Saat pertama kali akan berjualan, rasa khawatir pun ia rasakan. Ia merasa apakah akan laris manis daganganya mengingat lokasi yang berada digang kecil. Namun, rasa khawatir itu pun perlahan dipatahkan dengan mulai banyaknya pembeli yang berdatangan setiap harinya bahkan hingga menjadi pelanggan setia. Salah satu pelanggan setia tersebut, yakni keluarga Presiden Jokowi.

“Ketika keluarga presiden Jokowi hendak pulang kampung ke Solo, pasti keluarganya mampir ke Bakmi Jowo kami. Menu kesukaan keluarga bapak presiden Jokowi biasanya bakmi godog, yang dimana menu tersebut merupakan menu utama di tempat kami. Namun, menu yang kami sajikan tidak hanya bakmi godog saja. Tetapi seperti bihun, capcay, dan sebagainya pun tersedia,” Ujar Ibu Yanti, selaku pemilik Bakmi Jowo Bu Citro 1 Solo.

Pada awal tahun 2020, dimana dimulainya pandemi Covid-19 ternyata sangat berdampak kepada keberlangsungan usaha Bakmi Jowo Bu Citro. Mulai banyak pembeli yang tidak berani untuk makan langsung ditempat dan sepinya wisatawan yang berkunjung ke Solo. Akhirnya, ia bersama suaminya dan para karyawannya mulai beradaptasi serta langsung menerapkan protokol kesehatan yakni dengan selalu membersihkan setiap meja dan kursi, mewajibkan pembeli untuk mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak

“Saat pandemi seperti ini, tentunya sangat berdampak terhadap omset yang saya hasilkan. Namun, saya tidak mau menyerah begitu saja. Akhirnya, ketika protokol kesehatan sangat ketat dijalankan mulai banyak orderan yang masuk baik lewat aplikasi ataupun makan langsung ditempat. Bahkan saat itu juga, saya menerapkan para karyawan untuk bergilir bekerjanya,” Tegas Ibu Yanti.

Ternyata, tidak hanya saat pandemi saja Ibu Yanti sangat memperhatikan kebersihan. Namun, memang pada awalnya dirinya sangat mementingkan hal tersebut dengan selalu membersihkan tempat, menggunakan peralatan yang bersih untuk dipakai, bahan-bahan sayur segar yang dicuci bersih dengan air mengalir, dan menjaga kualitas bahan dengan selalu memakai bahan yang baru.

“Jadi, para pembeli bisa menyatap hidangan dengan segar dan bersih. Bahkan, apabila ada pembeli yang mengkritik hidangan bahwa ada kekurangan dalam hidangan tersebut saya akan langsung menggantinya dengan sajian yang baru bukan untuk diracik ulang. Namun, saat itu pula saya menjelaskan kepada pembeli untuk bersabar menunggu karena lagi dimasak kembali” Ujar Ibu Yanti dengan nada yang lembut.

Dengan sangat terbuka akan kritik pembeli dan menjadikan pembeli atau pelanggan setianya seperti saudara. Hal ini lah yang membuat Bakmi Jowo Bu Citro 1 Solo bisa bertahan dan sangat terkenal.











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *